Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Lagi, keterlibatan jenderal polisi bantu kabur DJoko Tjandra

ilustrasi topi polri papua
ILustrasi - IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Markas Besar Kepolisian RI menyatakan Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo membantu pelarian Joko Tjandra selama 19 hari. Hal itu tertulis dalam Surat Perintah dimulainya Penyidikan (SPDP) Prasetijo terkait dugaan tindak pidananya yang terbit pada 20 Juli.

“Sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 KUHP, 421 KUHP dan atau 221 KUHP, yang diduga dilakukan oleh terlapor BJP PU (Brigjen Prasetijo Utomo) dan kawan-kawan, yang terjadi pada 1 Juni hingga 19 Juni 2020 di Jakarta dan Pontianak,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan, Jumat, (24/7/2020).

Lagi, keterlibatan jenderal polisi bantu kabur DJoko Tjandra 1 i Papua

Berita terkait  :  Tak hanya Brigjen Nugroho, Jenderal polisi ini juga lindungi Djoko Tjandra

Cerita jenderal polisi pelindung koruptor

Mengapa Djoko Tjandra bisa selicin belut, dari PNG ke Jakarta

Menurut Ahmad, saat itu Prasetijo selaku Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri mengeluarkan surat jalan untuk Joko Tjandra dari Jakarta ke Pontianak, dan sebaliknya. Ia bahkan ikut mendampingi saat Joko Tjandra pergi ke Pontianak.

Loading...
;

Selain itu, Prasetijo Utomo juga memfasilitasi pembuatan surat bebas Covid-19. Akibatnya, Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis mencopot jabatan Prasetijo. Ia kini telah dimutasi sebagai Perwira Tinggi Pelayanan Masyarakat dan ditahan selama 14 hari.

Dengan terbitnya SPDP ini, Bareskrim Polri pun telah memulai penyidikan ihwal pemalsuan surat yang dilakukan Prasetijo sekaligus membantu Joko Tjandra kabur.

Terkait dugaan tindak pidana, penyidik telah memeriksa sejumlah orang dari pihak internal di Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim serta Kedokteran dan Kesehatan Polri, serta pihak eksternal yakni pengacara Joko Tjandra, Anita Kolopaking.

Ahmad mengatakan, tim akan segera mengungkap tersangka setelah melaksanakan gelar perkara. “Nanti kami masih menunggu dari tim untuk menindaklanjuti penyidikan daripada kasus ini,” kata Ahmad menjelaskan. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top