Follow our news chanel

Previous
Next

Lagi, pasukan khusus India tewas dalam bentrokan dengan tentara China

Ilustrasi perang, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Satu anggota pasukan khusus India tewas dalam pertikaian dengan tentara China di perbatasan Himalaya. Informasi ini disampaikan oleh seorang perwakilan India kepada AFP, Selasa (1/9/2020). Kematian tentara itu tercatat sebagai korban tewas pertama dari dua insiden bentrok India-China dalam 48 jam terakhir di perbatasan Himalaya. Kejadian tersebut kembali meningkatkan ketegangan pasca bentrokan dua bulan lalu yang menewaskan sedikitnya 20 tentara India.

Tercatta pertempuran India-China di perbatasan sudah terjadi sejak 1962. Mereka saling menuduh dan berusaha untuk melintasi perbatasan tidak resmi di wilayah Ladakh, Himalaya. Bentrokan diketahui kembali pecah pada Sabtu malam, dan sekali lagi pada hari Senin.

Seorang anggota parlemen Tibet mengatakan sang tentara India tewas sebagai martir-orang yang mati dalam memperjuangkan kebenaran.

Baca juga : India susul AS kerahkan kapal perang ke laut China Selatan

India blokir aplikasi buatan China

Bentrok Kashmir, India dan Pakistan saling menyalahkan

Loading...
;

Sebelumnya, Pemerintah India menuduh China kembali melakukan tindakan “provokatif” di perbatasan Himalaya yang tengah diperebutkan, dekat dengan lokasi bentrokan yang menewaskan 20 prajurit India dalam pertempuran dengan tentara China pada Juni lalu.

Kementerian Pertahanan India mengatakan insiden itu terjadi di Ladakh Timur pada Sabtu malam pekan lalu. Namun, mereka tidak menyebutkan apakah kembali terjadi bentrokan. Kemhan India menyatakan pasukan Angkatan Darat Pembebasan Rakyat China (PLA) melakukan gerakan militer yang provokatif untuk mengubah status quo.

“Pasukan India mendahului aktivitas PLA di tepi selatan Danau Pangong Tso, (pasukan India) melakukan langkah-langkah untuk memperkuat posisi kami dan menggagalkan niat China untuk mengubah fakta di lapangan secara sepihak,” ujar Kemhan India.

Di sisi lain Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian membantah pasukannya melakukan provokasi pada tentara India yang berjaga di perbatasan kedua negara, Ladakh, Himalaya.

Bagaimanapun kata Lijian, pasukan China tidak pernah melewati garis kontrol aktual untuk kegiatan apa pun. Hal ini mengacu pada perbatasan kedua negara yang panjang dan tidak bertanda di Himalaya yang terpencil.

Juru bicara Komando Teater Barat PLA, Zhang Shuili mengatakan bahwa pasukan India justru yang melanggar konsensus dan melintasi perbatasan pada Senin (31/8/2020) dalam sebuah langkah provokatif untuk menciptakan ketegangan.

“Tindakan pihak India secara serius melanggar kedaulatan teritorial China, secara serius menyabotase perdamaian dan stabilitas di perbatasan China-India,” katanya. (*)

CNN Indonesia

Ediitor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top