Follow our news chanel

Laporan polisi warga BTN Gajah Mada soal korupsi?

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Kuasa hukum warga BTN Gajah Mada Sentani, Elisabet Makagiansar, mengaku kaget dengan laporan polisi (LP) oleh masyarakat terkait bencana bajir serta kerugian yang dialami.

“Harusnya yang dilaporkan oleh warga adalah laporan yang menyangkut perdata, bukan soal korupsi karena tidak ada kerugian negara di sini. Saya berharap laporan tersebut segera dicabut kembali,” jelas Elisabeth, saat ditemui di Sentani, Jumat (25/1/2019).

Dikatakan, LP yang diterima ini melalui pihak BTN yang di dalamnya mengatakan pasal yang dikenakan adalah pasal korupsi, sementara perumahan yang dibangun ini tidak menggunakan uang negara dan yang namanya korupsi itu berkaitan dengan penyalahgunaan wewenang.

“Yang dirugikan di sini adalah warga, oleh sebab itu semua warga harus menghitung semua kerugian yang dialami yang ditujukan kepada pihak pengembang dan perbankan. Apabila tidak dilakukan maka kami siap gugat secara perdata,” tegasnya.

Sementara itu, Sabar Nainggolan dan Vitus Arum, warga BTN Gajah Mada dalam dialog dengan Bupati Jayapura menyampaikan bahwa warga telah melaporkan pihak developer kepada polisi sejak tiga tahun lalu.

“Sesuai dengan perjanjian dalam pembelian rumah ini adalah kondisi pemukiman bebas banjir dan setiap rumah telah memiliki izin pendirian bangunan. Rupanya hal tersebut tidak ditepati dan kami melaporkan developer kepada pihak kepolisian,” ungkap Sabar Nainggolan, yang juga sebagai Ketua RT III BTN Gajah Mada. (*)

Loading...
;

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top