TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Latihan perdana Tim Hoki Papua di Venue PON tidak maksimal

Papua
Tim hoki indoor putri Papua saat berlatih perdana di venue PON XX - Jubi/Sudjarwo.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Tim hoki Papua baik indoor maupun outdoor gagal menunjukkan performa maksimal dalam sesi latihan perdana mereka di venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XX cabang olahraga hoki di Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Rabu (15/9/21). 

Tidak maksimalnya latihan perdana tim hoki Papua lantaran masih terdapat sejumlah kekurangan pada venue tersebut.

Diungkapkan pelatih hoki outdoor Papua dan Binpres hoki Papua, Matheus Kbarek, khusus untuk venue outdoor belum tersedia pompa air dan pasokan air yang memadai untuk menyemprot lapangan bertanding. 

“Air dan pompa air itu yang masih menjadi kekurangan di lapangan outdoor. Seharusnya pompa air itu ada 4, sedangkan di sana cuma ada 2. Itu biasanya bermasalah dan harusnya ada cadangan,” kata Kbarek kepada Jubi.

Kata dia, pompa air sangat dibutuhkan karena saat pertandingan hoki outdoor hendak digelar lapangan harus disemprot terlebih dahulu agar tidak kering dan membuat cedera pemain  yang bertanding.

“Dari tes lapangan perdana kita itu, airnya belum ada, belum siap, pompanya itu hanya 2 dan itu biasanya bermasalah, dan itu biasanya ada 4. Penyemprotan lapangannya itu harus 4 karena 1 untuk cadangan. Akhirnya kendala yang kita lihat dari panitia itu yaitu air karena itu sangat vital sekali,” jelas Kbarek.

Selain air, ia juga menyebut pagar pembatas lapangan hoki outdoor terlalu rendah dan papan skor yang juga salah penempatan. Di indoor ia juga mengomentari pemasangan jaring yang masih terlalu rendah.

“Tes iven rencana 27 September atau 28 September dan hanya internal saja untuk melihat kesiapan panpel. Air, pompa air, dan penempatan scoring board yang harusnya disamping dan jaring di indoor juga terlalu rendah. Pembatas lapangan outdoor juga terlalu rendah, itu bolanya bisa mudah ke luar,” bebernya.

Papua
Tim hoki outdoor Papua saat berlatih di venue PON XX- Jubi/Sudjarwo.

Pihaknya berharap, dalam waktu dekat kebutuhan itu bisa dilengkapi, dan dalam waktu 15 hari ini timnya harus terus latihan menjalani persiapan di venue tersebut sebelum pertandingan nanti karena mengejar adaptasi atau penyesuaian lapangan. 

“Dan kita juga sudah usulkan untuk menempati mess atlet itu supaya kita bisa latihan kapan saja, dan tidak membuang waktu lama,” sambungnya.

Meski begitu, Kbarek menegaskan jika timnya tetap optimis untuk merebut medali emas PON XX.

Kapten tim hoki indoor putri Papua, Kristina Rumbiak juga mengatakan hal senada. Ia menyebutkan, lapangan indoor juga sedikit bergelombang dan menyulitkan timnya untuk berlatih maksimal.

“Lapangannya agak bergelombang dan papan pantulannya sedikit kurang baik. Jadinya kita harus benar-benar menyesuaikan diri sebisa mungkin untuk mengenal lapangan itu,” sebutnya.

Walau mengalami kesulitan beradaptasi di latihan perdana, Kristin mengaku sangat senang akhirnya bisa menjajal venue mereka sendiri setelah menunggu sekian lama.

“Memang untuk penyesuaian dengan lapangan kita agak sedikit kaku karena setelah lewati waktu yang lama dengan lapangan yang beda kualitas dan hari ini menggunakan lapangan hoki indoor yang sesungguhnya, jujur kita semua agak kewalahan untuk penyesuaian diri dengan lapangan dan udara yang ada di sana. Tapi kita semua akan usahakan agar menyesuaikan secepat mungkin dengan lapangan,” tutupnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us