Layanan KTP dicurigai bertendensi politis di Nabire

Papua
Layanan pengurusan KTP di Kampung Gerbang Sadu, Distrik Nabire Barat, Sabtu pekan lalu - dok. Vince Nuriwari.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Layanan pengurusan kartu tanda penduduk dicurigai memiliki agenda terselubung karena gencar dilakukan menjelang pemilihan kepala daerah di Nabire. Banyak warga menyampaikan keluhan dan keberatan mereka kepada DPRD setempat.

“Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) beraktivitas pada Sabtu, yang merupakan hari libur. Ini menimbukan pemahaman berbeda (kecurigaan) masyarakat bahwa kegiatan tersebut terkait politik praktis,” kata Ketua Fraksi Nabire Bersatu DPRD Nabire Rohedi M Cahya, Selasa (24/11/2020).

Rohedi dapat memahami kecurigaan warga tersebut sebab Disdukcapil Nabire belum pernah semasif itu dalam melayani pengurusan dokumen kependudukan. Karena itu, dia berpandangan layanan tersebut sebaiknya dilaksanakan pada jauh hari sebelum pemilihan kepala daerah (pilkada).

“Selama ini Disdukcapil selalu beralasan kehabisan blangko, tetapi sekarang tiba-tiba menjadi banyak. Maka, kegiatan seperti itu seyogianya tidak dilaksanakan menjelang pilkada sehingga tidak menimbulkan asumsi-asumsi yang tidak jelas (dicurigai masyarakat),” jelasnya.

Sekretaris Disdukcapil Nabire Barnabas Watofa membantah kecurigaan tersebut. Dia menegaskan pembuatan dan pembagian kartu tanda penduduk (KTP) saat ini merupakan salah satu inovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Pada Sabtu kemarin memang ada pelayanan (pembuatan KTP) di Kampung Gerbang Sadu, Distrik Nabire Barat. Itu lanjutan dari pelayanan sebelumnya yang tertunda akibat listrik padam. Pengambilan foto (pemotretan untuk KTP) tersebut disepakati pada Sabtu berikutnya supaya tidak mengganggu pelayanan rutin (di Disdukcapil Nabire),” jelas Watofa.

Dia juga menegaskan pelayanan seperti itu sudah berjalan lama, sebelum menjelang Pilkada Nabire 2020. Pelayanan tersebut pun akan terus dilanjutkan lantaran masih banyak warga belum memiliki KTP elektronik.

Loading...
;

“Pelayanan di luar jam kantor sering kami lakukan. Pada tahun lalu, kami  ke Distrik Teluk Umar, dan Moora. Maka, ini (layanan pembuatan KTP) bukan untuk mendukung kandidat (kepala daerah) tertentu, melainkan murni demi kepentingan masyarakat,” tegas Watofa. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top