Follow our news chanel

Previous
Next

Layanan pendidikan dan kesehatan di Yalimo perlu dibenahi

Salah satu aktivitas di Sekolah Dasar Negeri Gilika, Benawa Yalimo - Jubi/Dok.
Layanan pendidikan dan kesehatan di Yalimo perlu dibenahi 1 i Papua
Salah satu aktivitas di Sekolah Dasar Negeri Gilika, Benawa Yalimo – Jubi/Dok.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pendidikan dan kesehatan mempunyai peran penting dalam peningkatan SDM Kabupaten Yalimo. Sayangnya dua sektor tersebut belum mendapat perhatian penuh dari pemerintah.

Ketua Umum Komunitas Anak Yalimo, Samkar Helakombo, mengatakan Layanan dasar pendidikan belum merata di setiap daerah. Padahal sektor pendidikan mempunyai peran penting dalam peningkatan SDM masyarakat.

“Dari aspek mutu pendidikan mengindikasikan bahwa mutu pendidikan belum merata untuk setiap wilayah, sehingga terjadi kecendrungan penduduk usia sekolah khususnya usia sekolah menengah bersekolah lintas wilayah. Hal ini menggambarkan pelayanan pendidikan tidak seimbang,” katanya Kamis, (12/12/2019).

Ia menambahkan, jumlah dan kualitas sarana prasarana pendidikan juga masih kurang dan belum mampu memenuhi standar untuk tumbuh kembang anak. Selain itu fasilitas penunjang pendidikan termasuk pengembangan laboratorium dan perpustakaan sebagai sarana minat dan budaya baca belum memadai.

“Penuntasan wajib belajar sembilan tahun dan pengembangan wajib belajar 12 tahun terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) belum berjalan sesuai harapan. Kompetensi dan jumlah tenaga pendidik kurang memadai. Rendahnya pemanfaatan IT (teknologi informasi) bagi guru dan siswa,” katanya.

Sementara itu, perwakilan dari disrtrik Abenaho, Steven Logo, menambahkan dari hasil analisis kesejahteraan dan perkembangan di bidang kesehatan selama kurun waktu kepemimpinan 10 tahun berjalan ini tidak berjalan maksimal.

Loading...
;

“Angka Kematian Bayi (AKB) Dan Angka Kematian Ibu (AKI) hamil dan melahirkan relatif tinggi, serta adanya kecenderungan meningkatnya kejadian kehamilan remaja di bawah usia 20 tahun dan kerawanan gizi yang ditunjukkan dengan masih banyaknya ibu hamil mengalami kondisi kurang energi kronis, masih terdapat bayi dan balita dalam keadaan gizi buruk dan gizi kurang,” katanya.

Ia juga menambahkan, belum optimalnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan juga disebabkan terbatasnya sarana dan prasarana kesehatan dasar di Puskesmas dan jaringannya.

“Masih rendahnya kualitas tenaga kesehatan, serta masih terbatasnya kuantitas tenaga kesehatan dengan basis ilmu tertentu seperti gizi, kesehatan lingkungan dan manajemen kesehatan dan adanya penyakit endemik yang terjangkit dan sulit dikendalikan karena pengaruh perubahan cuaca seperti infeksi saluran pernapasan akut, demam berdarah, penyakit infeksi khronis sepertiTBC, HIV dan malaria,” katanya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top