Follow our news chanel

Previous
Next

Layanan transportasi di Hong Kong belum maksimal

Unjuk rasa Papua
Ilustrasi demonstrasi. - pixabay.com
Layanan transportasi di Hong Kong belum maksimal 1 i Papua
Ilustrasi demonstrasi Hong Kong, pixabay.com

Hong Kong kini menghadapi resesi pertamanya dalam satu dekade terakhir ini.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Hong Kong, Jubi – Pengelola kereta bahwa tanah Hong Kong, MTR Corp, mengatakan karena sebagian besar stasiun kereta untuk sementara masih ditutup. Kebijakan itu dilakukan terkait unjuk rasa yang menimbulkan perusakan yang tidak main-main. Penghentian layanan juga dilakukan di beberapa halte bus seperti Admiralty dan Wan Chai, di sekitar kawasan kota itu yang dipenuhi dengan bar.

Seluruh jaringan transportasi, yang setiap harinya melayani sekitar lima juta penumpang, akan diputus pada pukul 18.00, sedikitnya empat jam lebih awal dibandingkan biasanya, agar perbaikan dapat dilakukan.

Berita terkait : Hong Kong bersiap hadapi protes akhir pekan Carrie Lam akan gelar dialog dengan demonstran Hong Kong

Ini kondisi Hong Kong usai bentrokan demonstran

Toko-toko bahan makanan, yang ditutup lebih dini pada Minggu, sebagian besar buka pada Senin pagi. Banyak kantor dan toko terpaksa menutup layanan mereka beberapa kali selama empat bulang belakangan karena aksi protes.

Loading...
;

Hong Kong kini menghadapi resesi pertamanya dalam satu dekade terakhir ini. Kota Hong Kong pada Senin bergelut untuk memulihkan diri dengan kembali menjalankan sebagian layanan transportasi setelah sejumlah penentang ditangkap dalam bentrokan Minggu malam, yang menyebabkan banyak sarana rusak.

Bentrokan yang disertai kekerasan itu membuat militer China mengeluarkan peringatan pertama. Puluhan ribu pengunjuk rasa melakukan pawai secara damai di pusat Hong Kong, kota yang berada di bawah kekuasaan China, pada Minggu (6/10/2019).

Mereka mengenakan penutup wajah sebagai pembangkangan terhadap para penguasa, yang mengancam akan menjatuhkan hukuman maksimum satu tahun penjara jika mereka mengenakan penutup wajah. Pawai tersebut kemudian memburuk menjadi bentrokan terus-menerus sepanjang malam. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top