Follow our news chanel

Previous
Next

LBH Kaki Abu apresiasi solidaritas bagi korban banjir Kota Sorong

Bantuan korban banjir Papua
Penyaluran bantuan sembako bagi warga Komplek Jalan Baru, Kelurahan Malabutor, Distrik Sorong Manoi, pada Kamis (6/8/2020). – Jubi/Dok Posko Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Kota Sorong

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Lembaga Bantuan Hukum atau LBH Kaki Abu Sorong mengapresiasi solidaritas warga Kota Sorong, Papua Barat yang menggalang bantuan bagi korban banjir bandang yang terjadi di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, beberapa waktu lalu. LBH Kaki Abu bersama Pos Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Kota Sorong masih terus menyalurkan bantuan bagi para korban.

Hal itu disampaikan aktivis LBH Kaki Abu, Leonardo Ijie saat dihubungi melalui panggilan telepon pada Sabtu (8/8/2020). “Kami pikir [solidaritas] itu merupakan itikat baik [merespon] banjir Sorong. Respon itu perlu diapresiasi,” ujar Ijie.

Menurutnya, penggalangan bantuan bagi para korban banjir Kota Sorong, Papua Barat, melibatkan para mahasiswa dan seniman yang melakukan beragam aksi. “Waktu banjir kemarin, kami langsung bergerak [memberikan] bantuan untuk masyarakat yang terdampak. Walaupun tidak seberapa menjawab masalah kebutuhan mereka, setidaknya bisa mengurangi apa yang mereka rasakan,” tutur Ijie.

Baca juga: Sore ini, Komunitas Rasta Kribo gelar konser peduli banjir Sorong

Penanggungjawab Pos Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Kota Sorong, Ricky Roseli mengatakan pihaknya mengumpulkan bantuan bagi para korban banjir dengan menggelar konser amal yang melibatkan para seniman, Sorong Dance komunity, dan beberapa komunitas lainnya. “Komunitas langsung turun ke lampu-lampu merah, menari untuk menggalang bantuan. Hasilnya langsung kami distribusi kepada warga yang terdampak,” kata Roseli.

Bantuan yang berhasil mereka kumpulkan telah disalurkan kepada sekitar 100 kepala keluarga terdampak banjir. Bantuan yang terkumpul itu antara lain berupa sembako, akses air bersih, dan pipa air untuk pipa air yang rusak karena longsor. “Bantuan itu juga ada dalam bentuk beras, mie instan, minyak goreng, telur, dan keperluan lainnya, terutama sembako,” tutur Roseli.

Ia menyatakan walaupun banjir di sebagian besar wilayah Kota Sorong telah surut, sejumlah wilayah memiliki risiko banjir yang tinggi. Wilayah yang memiliki risiko banjir yang tinggi itu termasuk kawasan Kilometer 8, Kilometer 10, Komplek Victory, dan Malanu. “Walaupun sudah tidak banjir, tapi kalau hujan pasti ada titik tertentu yang masih terendam,” kata Roseli.

Loading...
;

Salah satu relawan solidaritas, Killy Majefat menyatakan hingga kini pihaknya masih menyalurkan bantuan bagi para warga yang terdampak banjir bandang Kota Sorong. “Banir memang sudah surut, tapi posko kami masih ada. Sebab, kami terima bantuan melalui rekening posko dari Manokwari,” tambahnya.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top