Follow our news chanel

Legislator: Papua sudah dikuasai aparat keamanan, apa belum cukup?

Papua
Ilustrasi aparat keamanan di Papua - Jubi. Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Legislator Papua, Natan Pahabol mempertanyakaan kebijakan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan atau Menkopolhukam Mahfud MD yang merekomendasikan agar aparat keamanan mengisi daerah di Papua, yang masih kosong pengamanannya.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPR Papua itu mengatakan, kebijakan yang akan diambil Menkopolhukam itu membuat hati orang Papua tidak tentram.

Pernyataan itu dikatakan Natan Pahabol saat menghubungi Jubi melalui panggilan teleponnya, Kamis (22/10/2020).

Ia mengatakan di Papua tidak ada wilayah kosong. Di sana ada pemilik hutan, gunung, danau, sungai dan lembah. Di juga Papua sudah terlalu banyak aparat keamanan.

Rekomendasi Menkopolhukam itu, dikhawatirkan berdampak pada pengiriman atau penambahan aparat keamanan ke Papua.

“Apakah aparat keamanan yang ada di Papua kini belum cukup? Di Papua sudah terlalu banyak aparat keamanan. Mereka sudah menguasai [wilayah] dari kota hingga ke kampung-kampung,” kata Natan Pahabol.

Menurutnya, yang kini dipertanyakan apakah dengan banyaknya aparat keamanan dapat menyelesaikan masalah, dan mensejahterakan orang Papua.

Loading...
;

“Mereka datang untuk misinya apa? Apakah hanya untuk menguasai wilayah yang belum disentuh masyarakat,” ujarnya.

Katanya, selama ini berbagai pihak telah mengingatkan pemerintah agar tidak membangun Papua dengan pendekatan keamanan. Sebab, orang Papua memiliki trauma berkepanjangan dengan kehadiran aparat keamanan di sana.

“Lebih baik bangun Papua dengan pendekatan kesejahteraan,  kedamaian, pendidikan, kesehatan,  penginjilan, dan pertanian,” ucapnya.

Natan Pahabol mengatakan, yang masyarakat Papua butuhkan adalah pelayanan yang baik. Seperti yang dilakukan para misionaris selama ini.

Katanya, pada masa dulu jumlah aparat keamanan di Papua tidak sebanyak sekarang. Ketika itu Papua, yang banyak misionaris, penginjil, guru, dan tenaga medis sukarela. Akan tetapi mereka dapat mengajarkan berbagai hal kepada orang Papua.

“Tanah ini sekarang sudah dikuasai oleh pemerintah RI.  Selama ini, tidak diminta pun sudah banyak masyarakat [ dari luar Papua dan aparat keamanan] yang dikirim ke Papua,” ujarnya.

Dikutip dari Kantor Berita Antara, sehari sebelumnya Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan merekomendasikan agar aparat pertahanan dan keamanan mengisi daerah di Papua, yang masih kosong pengamanannya.

Menurutnya, ini untuk menjamin keamanan di wilayah tersebut. Wilayah Papua yang luas dengan medan sulit, membuat beberapa daerah di sana masih kosong dari jangkauan aparat keamanan.

“Itu kami merekomendasikan agar segera diisi. Kompolnas juga sudah pernah menyampaikan kepada Presiden, dan Presiden setuju,” kata Mahfud, Rabu (21/10/2020).

Kata Mahfud, pihaknya akan menyampaikan rekomendasi itu kepada TNI dan Polri untuk ditindaklanjuti. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top