Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Legislator: Papua tak perlu ajukan PSBB

papua-sentani-pembatasan-sosial
Ilustrasi suasana di salah satu sudut Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua beberapa hari lalu saat pemberlakukan pembatasan sosial di Papua - Jubi/Engel Wally
Legislator: Papua tak perlu ajukan PSBB 1 i Papua
Ilustrasi suasana di salah satu sudut Kota Sentani, Kabupaten Jayapura beberapa hari lalu saat pemberlakukan pembatasan sosial di Papua – Jubi/Engel Wally.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Makassar, Jubi – Legislator Papua, Mustakim menilai Pemerintah Provinsi atau Pemprov Papua tak perlu mengajukan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pemerintah pusat.

Pernyataan itu dikatakan Ketua Fraksi Demokrat DPR Papua tersebut terkait pemberlakuan PSBB di sejumlah wilayah di Indonesia, sebagai upaya mencegah meluasnya pandemi Covid-19 atau virus korona.

Legislator: Papua tak perlu ajukan PSBB 2 i Papua

Ia menilai Papua tidak perlu mengajukan permintaan pemberlakukan PSBB karena Papua berbeda dengan daerah lain.

Provinsi paling Timur Indonesia itu tidak terhubung secara langsung dengan provinsi lain. Akses ke hanya melalui jalur laut dan udara.

Sementara itu, sejak beberapa waktu lalu  Pemprov Papua telah menutup sementara waktu akses penerbangan dan pelayaran penumpang dari dan ke Papua. Pemprov Papua juga telah memberlakukan pembatasan sosial (sosial distancing) dan membatasi aktivitas warga di luar rumah.

“Jadi saya pikir selama ini dengan memberlakukan pembatasan sosial. Membatasi waktu aktivitas warga. Papua secara tak langsung sudah memberlakukan PSBB. Isolasi daerah kita itu sudah jalan,” kata Mustakim melalui panggilan telepon, Kamis (30/4/2020).

Loading...
;

Menurutnya, kalaupun Pemprov Papua berencana mengajukan PSBB, mesti dikaji secara baik dan meminta pertimbangan berbagai pihak, di antaranya pimpinan dan semua anggota DPR Papua, Majelis Rakyat Papua, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Selain itu, selama pemberlakukan PSBB, Pemprov Papua mesti dapat menjamin pemenuhan kebutuhan pokok warganya. Jika tak ada bantuan dari pemerintah selama pemberlakukan PSBB, akan semakin menyulitkan masyarakat.

Katanya, kini dengan pembatasan aktivitas di luar rumah masyarakat Papua sudah cukup sulit memenuhi kebutuhan hidupnya. Apalagi jika PSBB diberlakukan.

“Masyarakat kita sekarang ini sudah susah. Tapi pemerintah belum bisa berbuat banyak membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok warga. [Apalagi] kalau PSBB diberlakukan, masyarakat akan semakin susah kalau tak ada bantuan pemerintah. Kalau PSBB, berarti tidak ada aktivitas sama sekali. Semua di rumah. Toko, kios, pasar semua tutup total,” ujarnya.

Mustakim menambahkan, kecuali saat pemberlakukan PSBB pemerintah pusat membantu Pemprov Papua memenuhi kebutuhan masyarakat Papua, tidak masalah. Akan tetapi jika tanggung jawab itu diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah, Pemprov Papua akan kesulitan memenuhi kebutuhan warganya.

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal menyatakan Pemprov Papua belum pernah mengirimkan surat permohonan PSBB di Papua. Akan tetapi, secara lisan Pemprov Papua pernah mengajukan permohonan PSBB kepada pemerintah pusat.

“Suratnya memang sudah ada, tapi kami belum ajukan atau kirim ke pemerintah pusat,” kata Tinal.

Tinal menyatakan Pemprov Papua terus memantau perkembangan pandemi Covid-19, termasuk dengan memantau pertambahan kasus baru positif korona.

Selain itu, Pemprov Papua juga terus mengkomunikasikan situasi pandemi Covid-19 di Papua kepada pemerintah pusat.

“Kriteria menaikkan status [penanganan pandemi Covid-19 di Papua] itu bukan hanya soal [jumlah] orang yang kena. [Ada] banyak aspek, diantaranya aspek finansial dan lainnya,” ujar Tinal. (*)

Editor: Edho Sinaga

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top