Follow our news chanel

Previous
Next

Lestarikan hutan, hormati kedaulatan masyarakat adat

Papua
Bupati Mathius Awoitauw disambut secara adat di Kampung Bring, Distrik Kemtuk Gresi, Kabupaten Jayapura, Senin (10/8/2020) - Jubi/Engelbert Wally.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Peringatan Hari Masyarakat Adat di Kabupaten Jayapura dipusatkan di Kampung Bring, Distrik Kemtuk Gresi. Seremoni kegiatan dirangkai dengan pengukuhan pengurus Yayasan  Pelestarian Situs Budaya Suku Gresi, dan peresmian para-para adat atau syaliyab Kampung Bring. Kemudian, pembukaan pelatihan komputer bagi jemaat gereja-gereja di kawasan Lembah Grimenawa.

“Peringatan ini menandakan masyarakat adat di Lembah Grimewa tidak sendirian (dalam mempertahankan eksistensi). Perjuangan atas pengakuan terhadap masyarakat adat sangat panjang, dan siapa pun wajib menghormati itu,” kata Bupati Mathius Awoitauw yang memimpin peringatan Hari Masyarakat Adat di Kabupaten Jayapura.

Salah satu bentuk penghormatan atas pengakuan terhadap masyarakat adat ialah dengan melindungi kawasan hutan adat. Perlindungan tersebut sesungguhnya juga demi kepentingan dan kesejahteraan bersama

Tokoh Adat Lembah Grimenawa Jhon Lensru mengamini bahwa pengakuan dunia internasional terhadap kedaulatan masyarakat adat tidak diraih dengan mudah. Setidaknya dibutuhkan setahun untuk menyakinkan komunitas internasional di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

“PBB akhirnya secara resmi mengakui keberadaan masyarakat adat pada 2002. Karena itu, (momentum tersebut) diperingati setiap tahun sebagai Hari Masyarakat Adat sedunia,” jelasnya. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Loading...
;

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top