Loading...

TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Lini depan Persipura masih tumpul, Alfredo Vera diminta atur taktik serangan

Papua
Alfredo Vera saat mendampingi pemainnya berlatih - Jubi/ Sudjarwo Husain

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Meski masih berkutat di papan bawah klasemen BRI Liga 1 2021, Persipura Jayapura menunjukkan performa yang membaik semenjak dilatih oleh Angel Alfredo Vera. Tercatat dari delapan laga yang dilakoni bersama Vera, Persipura baru menelan sekali kekalahan.

Alfredo Vera menyumbangkan 13 poin yang akhirnya membantu Persipura perlahan keluar dari zona degradasi. Sementara di era Jacksen, Persipura hanya mendapatkan lima poin dari 12 pertandingan yang membuat mereka terseok-seok di zona merah.

Kemenangan pertama Persipura di tangan Alfredo Vera diraih saat menghadapi Persikabo 1973 dengan skor 2-1 pada 11 November 2021. Selanjutnya mereka bermain imbang 1-1 lawan PSM Makassar, 27 November 2021.

Alfredo Vera gagal melanjutkan hasil positif saat bertemu mantan klubnya, Bhayangkara FC. Ketika itu, Persipura takluk dengan skor 0-2 pada 2 Desember 2021. Persipura lalu mendapatkan satu poin lagi kontra PSS Sleman dengan skor 1-1, 7 Desember 2021. Kemenangan kedua kembali mereka raih atas PSIS Semarang dengan skor 2-1, 11 Desember 2021.

Lalu pada 6 Januari 2022, Persipura mendapatkan poin pertama putaran kedua di Bali usai menahan imbang Persela Lamongan 1-1. Vera kemudian berhasil mendulang kemenangan ketiganya bersama Persipura saat mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-1, 11 Januari 2022.

Teranyar, tim Mutiara Hitam akhirnya memperpanjang hasil tak pernah kalah usai menahan imbang Persiraja Banda Aceh tanpa gol, 16 Januari lalu. Hasil imbang tersebut sekaligus menjadi clean sheet pertama yang dibuat Persipura, sejak terakhir kali dicatatkan saat menghadapi Persija Jakarta di laga ketiga putaran pertama, 19 September 2021.

“Kita memang tidak berpikir yang lain, dan kita fokus saat ini bisa terlepas dari zona degradasi. Dan kita sudah bisa naik perlahan di klasemen,” ujar Alfredo Vera, belum lama ini.

Torehan tiga kemenangan dan empat kali imbang dari delapan laga merupakan hasil yang terbilang positif. Hanya saja, Persipura masih memiliki sebuah kelemahan yang harus segera dibenahi.

Lini depan mereka masih sangat tumpul. Hingga pekan ke-20, Persipura baru membuat 17 gol atau rata-rata hanya membuat satu hingga dua gol saja perlaga. Uniknya, mereka tak pernah melesakkan tiga gol ke gawang lawan.

Vera sudah menyadari kelemahan timnya itu. Ia pun akhirnya mendatangkan rekrutan anyar asal Argentina, Ramiro Fergonzi untuk menjadi tandem Yevhen Bokhashvili di lini depan. Namun sayangnya, mereka juga masih kesulitan mencetak gol saat menantang tim juru kunci, Persiraja Banda Aceh, berapa hari lalu.

“Saya lihat memang banyak peluang tapi tidak bisa gol, dan mungkin kurang akurasi saja tapi saya tidak tahu kenapa tidak bisa gol, mungkin kurang beruntung juga,” tutur Vera usai menghadapi Persiraja.

Sebelumnya, Legenda Persipura, Eduard Ivakdalam juga mengakui jika Persipura hanya tinggal mengasah lini depan saja untuk membuahkan gol. Tapi menurut legenda yang akrab disapa Edu itu, Alfredo Vera perlahan sudah menemukan racikan yang cocok untuk skuad Persipura.

“Sekarang Alfredo sendiri pasti sudah tahu apa kekurangan tim dan pemain mana yang harus dia datangkan untuk mendongkrak posisi mereka di klasemen. Performa Persipura setelah Jacksen Tiago pergi perlahan mulai bangkit. Saya kira ini menjadi tanggung jawab dari para pemain untuk saling bahu membahu bersama pelatih untuk bisa keluar dari zona degradasi. Mereka akan mampu untuk lakukan itu,” ujar Edu.

Untuk mengatasi tumpulnya lini depan Persipura, Alfredo Vera disarankan untuk memberikan banyak jam terbang bagi pemain muda berbakat jebolan tim sepak bola PON Papua, Ricky Cawor. (*)

Editor: Edho Sinaga

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us