Follow our news chanel

Lomba paduan suara dan vokal grup HUT PKB Klasis Port Numbay

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Panitia hari ulang tahun (HUT) ke-29, Persekutuan Kaum Bapak (PKB), Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua Klasis Port Numbay siap menggelar pesta paduan suara dan vokal grup.

Wakil Ketua Badan Pekerja Klasis Port Numbay, Penatua Marthen Tanati, kepada wartawan, Minggu (14/10/2018), menjelaskan paduan suara dan vokal grup merupakan ikon dari PKB di Klasis Port Numbay untuk berhimpun dalam bernyanyi bagi Tuhan.

“Kadang untuk beribadah saja kami mengalami kesulitan,” kata Marthen Tanati.

Dengan pujian yang dilakukan para bapa-bapa, satu hal yang hendak diungkapkan di sana bahwa ia adalah imam.

Panitia menetapkan lagu wajib paduan suara dengan judul "Doa Seorang Bapak" lagu adan syair Pdt. Alberth Yoku.

Lagu pilihan terdiri atas Nyanyian Rohani Nomor 176 ayat 1, 2, dan 3 " Dunia dalam rawa payah". Nyanyian rohani nomor 195 ayat 1, 2, dan 3 (Betapakah Pabila Kita Juga". Nyanyian Rohani Nomor 122 ayat 1 dan 2 "Tuhan Yang RumahMu Surga Terang dan Nyanyian Rohani Nomor 23.

Loading...
;

Sementara untuk kategori vokal grup lagu wajib berjudul "Fajar Merekah" ciptaan Steve Waramori dan lagu pilihan bebas dipilih peserta lomba.

Tanati mengatakan "Doa Seorang Bapak" sebagai lagu wajib, tetapi juga nyanyian rohani adalah salah satu dokumen GKI di tanah Papua, mesti diangkat dan orang mencintai lagunya sendiri.

“Bapa-bapa mesti melatih lagu itu dan mesti dilantunkan di tengah-tengah jemaat dan jemaat pun harus melatih diri, tidak hanya untuk kepentingan lomba,” katanya.

Lomba hanya sebagai sarana, yang terpenting adalah supaya jemaat melatih diri melalui nyanyian rohani yang dibagi dalam beberapa suara sehingga harmonisasinya itu menjadi indah untuk di dengar.

Paduan suara, karena satu piala bergilir maka khusus diperebutkan PKB se-Klasis GKI Port Numbay.

Tetapi vokal grup melibatkan seluruh PKB di Klasis GKI se-Tanah Papua. Baik Papua maupun Papua Barat.

Kalau merasa mencintai pekerjaan ini dan dilaksanakan oleh GKI Harapan Abepura, sebuah kerinduan besar dan momen yang sangat tepat untuk ambil bagian.

Lewat momen ini juga sekaligus memperkenalkan Klasis Port Numbay yang dulunya dikenal dengan Klasis Jayapura.

“Kami hendak promosikan atau sosialisasi secara menyeluruh ke Tanah Papua sehingga semua mengenal Klasis Jayapura yang dulu itu sudah berganti nama menjadi Klasis Port Numbay,” ujarnya.

Ketua panitia, Steve Waramori, menginformasikan untuk administrasi sudah 70 persen dan hal-hal lain tinggal 30 persen.

Pendaftaran dibuka sejak 10 Oktober hingga 10 November 2018. Lomba dilaksanakan 16-17 November bertempat di gedung Gereja GKI Harapan Abepura.

“Tempat juga masih tentatif, panitia akan tentukan dengan melihat jumlah peserta yang mendaftar,” katanya.

Seluruh peserta lomba mendapat hadiah. Selain piala bergilir dan piala tetap serta uang pembinaan, panitia juga siapkan plakat. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top