HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Luapan terparah Danau Sentani, Kali Yaifuri harus dinormalisasi

Muka air Danau Sentani naik hingga merendam rumah warga Kampung Ayapo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi โ€“ ย Ribuan warga masyarakat adat yang berdiam di Danau Sentani mengungsi karena luapan air Danau Sentani telah membanjiri rumah mereka sejak banjir bandang menerjang Sentani pada Sabtu (16/3/2019) lalu. Mereka menyebut luapan air Danau Sentani kali ini bahkan lebih tinggi dari banjir tahun 1970, peristiwa yang selama ini diingat sebagai luapan terparah di Danau Sentani.

Warga Kampung Ayapo, Amos Tukayo mengatakan banjir di perkampungan masyarakat adat Sentani kali ini merupakan banjir terparah yang pernah mereka alami. ย “Ini baru pertama kali dalam sejarah (ingatan saya), air naik sampai setinggi ini,” kata Amos pada Minggu (24/3/2019).

Tukayo menuturkan, warga di Danau Sentani selama ini mengingat banjir terparah yang pernah mereka alami adalah luapan air danau pada tahun 1969 dan 1970. Akan tetapi, Tukayo mengingat banjir 49 tahun itu tidak separah banjir yang terjadi sejak pekan lalu.

Kepala Kampung Asei Kecil, Kristian Ansaka, juga menyatakan luapan air danau yang membanjir permukiman masyarakat adat Sentani merupakan yang terparah sepanjang sejarah hidup para warganya. “Ini musibah terbesar di Sentani. Sejak nenek moyang dan turun temurun, tidak pernah rasakan banjir bandang dan luapan danau Sentani sampai rumah-rumah kami terendam,” kata Ansaka saat ditemui di Telaga Maya, Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur, Minggu.

Ansaka membeberkan luapan Danau Sentani terjadi karena danau itu menjadi tempat bermuaranya sampah yang dibuang para warga. Ansaka menyebut volume sampah kiriman dari warga Kota Sentani, ibukota Kabupaten Jayapura semuanya terbawa ke muara Danau Sentani.

“Ini terjadi karena akibat (ulah) kita sendiri, membuang sampah di Danau Sentani, terutama masyarakat dari kota. Sampah bertumpuk menyumbat muara Danau Sentani di Kali Yaifuri. Akibatnya, air danau meluap, dan akhirnya membanjiri rumah kami,” kata Ansaka.

Loading...
;
Baca juga  Warga Kampung Yongsu Desoyo segera direlokasi

Menurutnya, tinggi muka air Danau Sentani telah terasakan naik secara perlahan sejak sebulan silam, terutama karena banyaknya sumbatan di Kali Yaifuri. Di tengah kondisi itulah banjir bandang menerjang Sentani pada 16 Maret 2019 lalu.

Ketika sebagian air banjir bandang itu masuk ke Danau Sentani, seketika muka air danau naik dengan sangat cepat, membuat rumah warga masyarakat adat Sentani kebanjiran. “Dari Kampung Asei, rumah 58 keluarga telah terendam, dan semua penghuninya mengungsi ke daratan,” ujar Ansaka.

Luapan air itu juga mencemari banyak sumber air bersih masyarakat adat Sentani.Karena harus mengungsi, warga masyarakat adat Sentani juga tidak bisa mencari penghidupan.

Praktis, masyarakat adat di Danau Sentani menggantungkan penghidupan mereka kepada bantuan dari pemerintah, orang perorangan, lembaga swadaya masyarakat, ataupun TNI/Polri. “Terima kasih kepada semua pihak yang membantu kami dan berharap terus memberikan bantuan hingga Air surut dan bisa kembali ke rumah warga masing-masing,” kata Ansaka.

Ansaka meminta pemerintah segera meninjau dan menormalisasi Kali Yaifuri, untuk menurunkan luapan Danau Sentani. “Sampah yang menyumbat Kali Yaifuri harus segera dibersihkan, agar (kelebihan) air Danau Sentani bisa mengalir keluar,” kata Ansaka yang berharap air danau segera surut sehingga warganya bisa pulang.

Amos Tukayo mengatakan banjir bandang yang membuat air Danau Sentani meluap tinggi itu terjadi karena alam marah dengan pembukaan hutan di Cagar Alam Cycloop ย untuk permukiman, perkebunan, atau pembalakan liar. “Menurut pengamatan kami orang asli Sentani, alam marah. Ia keluarkan semua air dan pecah disertai longsor,”

Tukayo meyakini, hanya ada satu cara untuk mencegah bencana berikutnya, yaitu menjaga hutan Cagar Alam Cycloop. “Tidak boleh lagi ada penebangan hutan, tidak boleh lagi ada perkebunan di atas (dalam cagar alam Cycloop). Kawasan itu harus dijaga, agar kami yang tinggal di Danau Sentani aman,” tutur Tukayo.(*)

Baca juga  Blok tahanan wanita Lapas Doyo over kapasitas

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa