Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Lulusan program Pengurangan Resiko Perubahan Iklim minta didayagunakan

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

 

Vanuatu, Jubi – Satu dari 28 lulusan angkatan pertama program Pengurangan Resiko Perubahan Iklim, Andrew Toara Morris minta agar Vanuatu mendayagunakan sumber daya siap pakai mereka.

 “Sekarang kami jadi sumber daya siap pakai untuk digunakan oleh negara ini (Vanuatu) yang memerlukan keterampilan dan pengetahuan kami. Tolong dayagunakan kami,” ujarnya di hadapan tamu undangan pada hari perayaan kelulusan di Vanuatu Institute of Technology 1 Agustus 2017 lalu.

 Alumnus lainnya, Nathalie Merick berkata, “Kami, perempuan, adalah kelompok paling rentan tedari rhadap dampak dari perubahan iklim. Semua yang telah kami pelajari melalui kursus ini akan membantu kami meningkatkan peran perempuan di masyarakat,” kata dia.

 Perintis dan penasihat kursus tersebut, Charles Pierce menginginkan agar keseluruhan lulusan program itu dapat melakukan praktik langsung ke masyarakat, “28 lulusan kami dapat kerja praktik langsung di masyarakat secepat mungkin selama keterampilan dan pengetahuan yang mereka dapat dari kursus Pengurangan Resiko Perubahan Iklim ini masih segar dalam ingatan mereka.”

 Menurut Pierce Organisasi Non-Pemerintah (NGO) seperti Palang Merah, CARE International, ataupun Oxfam dapat mempekerjakan mereka. NDMO (National Disaster Management Office atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana) juga dapat menjadi  kesempatan kerja bagi lulusan kursus ini.

Loading...
;

 Satu alternatif lainnya bagi mereka adalah kembali ke masyarakat, bekerja sebagai relawan/ti untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam ilmu yang telah mereka pelajari.

 Dari 28 orang lulusan, menurut Pierce sudah ada enam orang yang telah mendapat pekerjaan sehingga menyisakan 22 orang.

Kursus tersebut telah diminta oleh Vanuatu Institute of Technology agar diajarkan sebagai salah satu program studi pada tahun depan (2018).

 Kursus Perubahan Iklim secara umum sudah termasuk dalam kurikulum pembelajaran di banyak sekolah menengah di Vanuatu, namun Pierce merasa masih banyak materi tambahan yang diperlukan untuk memperluas jangkauan mata pelajaran ini.(Elisabeth C. Giay)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top