Mahasiswa diminta rayakan hari kemerdekaan Papua

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manado, Jubi – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua se-Indonesia (DPP-AMPTPI) mengimbau agar seluruh mahasiswa dan masyarakat Papua merayakan Hari Kemerdekaan Papua yang ke 57 tahun, pada 1 Desember 2018.

Sekjen DPP AMPTPI Yanuarius Lagowan mengatakan, peringatan kemerdekaan tersebut tak harus selalu berupa aksi namun bisa dilakukan dengan damai melalui kegiatan ibadah atau doa bersama.

“Aksi ini agar dilaksanakan secara damai dan doa bersama sesuai imbauan ULMWP yang dikeluarkan dan rakyat Papua tidak terprovokasi dengan situasi yang dimainkan oleh oknum-oknum tertentu,” kata Yanuarius Lagowan, kepada Jubi pada Jumat (30/11/2018).

Menurutnya, tanggal 1 Desember 1961 merupakan hari bersejarah bagi rakyat West Papua. Hal tersebut tak lain karena Papua berhasil mengibarkan bendera bintang kejora pada tahun 1961 silam. Secara de facto, Papua sudah merdeka kala itu karena sudah pengumuman kemerdekaan, juga sudah dilakukan selama 19 hari lamanya.

“Kemudian,  tidak lama setelah itu, Indonesia mendapat sokongan senjata dari Uni Soviet melakukan operasi Militer serta intervensi Amerika Serikat melalui PBB yang disebut perjanjian New York.  Kemudian Indonesia menyelenggarakan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) tahun 1963, dibawa tekanan militer indonesia sehingga West Papua terpaksa bergabung ke Indonesia. Namun itu kami anggap tidak sah,” tegas Lagowan.

Fakta itulah yang menjadi bukti bahwa sampai saat ini tanggal 1 Desember akan di peringati sebagai hari kemerdekaan West Papua. Sehingga pihaknya meminta agar Indonesia menghentikan segala tindakan represif dan pembunuhan karakter serta pembungkaman ruang demokrasi terhadap Rakyat West.

Loading...
;

“Maka, mahasiswa dan rakyat Papua jangan terprovokasi dengan situasi yang dimainkan oleh oknum-oknum tertentu," katanya.

Pihaknya juga mengecam keras oknum-oknum tertentu yang terus membungkam ruang demokrasi rakyat West Papua di Negara Indonesia.

Sementara itu, Sekertaris Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Konsulat Indonesia, Tonax Pahabol mengatakan, pihaknya akan tetap memperingati hari kemerdekaan Papua pada 1 Desember. Kegiatan akan digelar di empat KNPB yakni KNPB Wilayah Tomohon, Nyiur Lambay (Manado), Minut (Minahasa Utara), Minahasa (Tondano).

“Maka kami imbau kepada keempat KNPB wilayah yang ada di Sulut, memperingati dengan doa dan puasa untuk perjuangan Papua Merdeka, secara pribadi maupun secara kelompok dan tempat tinggal masing-masing,” ujar Tonax.(*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top