HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Mahasiswa ini nekat mudik meski terindikasi Covid-19

Ilustrasi, karantina Covid-19 – Jubi/LeonArt
Mahasiswa ini nekat mudik meski terindikasi Covid-19 1 i Papua
Ilustrasi, karantina COVID-19 – Jubi/LeonArt

Setelah tahu salah satu temannya meninggal akibat Covid-19

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kupang, Jubi – Seorang mahasiswa asal kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang menempuh pendidikan di Yogyakarta, nekat mudik melalui jalur tikus setelah tahu salah satu temannya meninggal akibat Covid-19.

Mahasiswa ini nekat mudik meski terindikasi Covid-19 2 i Papua

“Saat ini mahasiswa itu sedang kami isolasi di ruang isolasi menunggu sampai yang bersangkutan sembuh,” kata Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langgodai, Selasa, (14/4/2020).

Baca juga : Tak punya tempat tinggal, Mahasiswa Papua di Bali rawan terpapar Corona

Puluhan mahasiswa Nunukan dari China dinyatakan negatif corona

Papua Barat gelontorkan salurkan bantuan makanan untuk mahasiswa dan santri

Thomas menyatakan sebelumnya telah mengimbau para orang tua di Kabupaten Lembata agar melarang anak-anaknya yang kuliah di wilayah pandemi tidak kembali dahulu ke kampung halaman.

Sedangkan mahasiswa asal yang kuliah di Yogyakarta tersebut tidak dizinkan oleh masyarakat bahkan keluarganya untuk masuk ke kampung itu atau ke rumahnya.

Mahasiswa tersebut mengisolasikan diri di tempat isolasi yang sudah disiapkan oleh pemerintah kabupaten Lembata, apalagi sudah terindikasi terpapar virus corona berdasarkan hasil rapid test.

“Kami tak ingin nantinya kejadian seperti di Kota Kupang di mana ada yang terlambat di isolasi dan saat di tes ternyata positif. Kami tak ingin seperti itu,” ujar Thomas menjelaskan.

Pemerintah setempat melalui gugus tugas penanganan Covid-19 sudah melakukan sosialisasi ke kampung-kampung terkait masalah Covid-19 itu.

Sosialisasi yang dilakukan adalah cara menggunakan masker dan melarang aktivitas yang tak perlu di luar rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Ia juga sudah menyiapkan tiga lokasi karantina untuk para pemudik yang datang ke kampung halaman di tengah wabah virus corona.

“Sejumlah lokasi karantina itu di Puskesmas Lewoleba di Desa Pada dan Puskesmas Meru di Desa Balauring. Sementara Gerai Maritim di Pantai Harnus sebagai cadangan,” kata Thomas menjelaskan. (*)

Editor : Edi Faisol

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.