Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Mahasiswa tepis pernyataan Jimmy Ijie soal Tambrauw tempat lahir OPM

papua
Ikatan Mahasiwa Tambrauw di Manokwari, menepis pernyataan Jimmy.D.Ijie, yang mengaitkan desakan pemerataan pembangunan dengan isu OPM. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No.1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Ikatan Mahasiswa Tambrauw (IMT), Kota Studi Manokwari menepis pernyataan, Jimmy Deminus Ijie, Politikus PDI-Perjuangan asal Papua Barat di DPR RI, bahwa kabupaten Tambrauw merupakan tempat lahirnya Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pernyataan Ijie disinyalir justru akan memberikan legitimasi buruk oleh Negara terhadap Tambrauw yang tengah membutuhkan perhatian Pemerintah dalam aspek pembangunan, bukan militerisasi.

Sigfrits Yokser, koordinator mahasiswa Tambrauw di Manokwari, menyatakan bahwa lahirnya kabupaten Tambrauw terpisah dari dua kabupaten induk Manowari dan Sorong.

Bahkan sebut dia, permintaan kuota 80 persen OAP pada seleksi CPNS formasi 2018, adalah tuntutan murni berdasarkan UU Otsus Papua, yang telah disepakati antara Pemerintah Provinsi bersama Menpan-RB.

Mahasiswa tepis pernyataan Jimmy Ijie soal Tambrauw tempat lahir OPM 1 i Papua

“Pernyataan seorang wakil rakyat, harus konstruktif sesuai fakta dan tuntutan yang ada, bukan memberikan opini baru yang menambah masalah bagi masyarakat Tambrauw dengan adanya pendekatan militer,” katanya dalam konferensi pers yang digelar di asrama IMT di Amban Manokwari, Rabu (12/8/2020).

Dia tak menampik, bahwa warga Tambrauw sempat lakukan aksi demonstrasi mendesak kuota CPNS formasi 2018 harus 80 persen OAP,  tetapi sama sekali tidak ada kaitannya dengan tempat lahirnya OPM, karena hal itu adalah masa lalu sebelum adanya kabupaten Tambrauw.

Senada dengan hal itu, Piter Yapen seorang mahasiwa Tambrauw perwakilan suku Abun, menegaskan kehadiran Tambrauw sebagai kabupaten definitif, murni diperjuangkan oleh orang asli Tambrauw,  bukan atas perjuangan kelompok elit tertentu.

“Kabupaten Tambrauw lahir atas perjuangan orang-orang asli Tambrauw karena kami bagian dari warga Negara Indonesia yang membutuhkan pemerataan pembangunan. Perjuangan itu tidak ada kaitanya dengan gerakan OPM di masa lalu,” katanya menambahkan.

Loading...
;

Sementara, Markus Sundoy, mahasiswa Tambrauw perwakilan Distrik Amberbaken, tak masalah dengan perjuagan setiap wakil rakyat di Parlemen RI termasuk Jimmy D.Ijie dalam menyuarakan aspirasi rakyat Tambrauw dalam konteks Otomoni khusus kepada  Pemerintah pusat. Menurutnya perjuangan itu tak perlu menyebut Tambrauw sebagai tempat lahirnya organisasi OPM.

“Kami sangat dukung perjuangan Jimmy Ijie untuk suarakan perubahan dan pemerataan pembagunan di Tambrauw. Tapi untuk pernyataan dia tentang Tambrauw sebagai tempat lahirnya OPM, bagi kami itu adalah opini pribadi yang tidak mewakili aspirasi kolektif masyarakat Tambrauw,” katanya, diaminkan dua mahasiswa lainnya, Agustina Atiy dan Markus Wabia.

Diketahui, belum lama ini Jimmy D.Ijie, dalam sebuah penberitaan salah satu media di Manokwari, menyatakan bahwa Tambrauw adalah tempat lahirnya OPM, hal ini diungkap Ijie, untuk mendesak Pemerintah memberikan perhatian serius dalam pembangunan di Tambrauw termasuk kuota 80 persen OAP dalam seleksi CPNS formasi 2018. (*)

 

Editor: Edho Sinaga

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top