Follow our news chanel

Previous
Next

Mahasiswa tolak pembangunan Kodim di Puncak karena merugikan hak ulayat

Mahasiswa tolak pembangunan Kodim di Puncak karena merugikan hak ulayat 1 i Papua
ilustrasi protes. Pixabay.com/Jubi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Rencana pembangunan Kodim di Kabupaten Puncak dinilai merugikan masyarakat pemilik hak ulayat. Rencana pembangunan ini juga diklaim tidak mendapatkan izin dari masyarakat. Terkait itu mahasiswa Kabupaten Puncak secara tegas menolak rencana pembangunan Kodim oleh aparat TNI bersama pemerintah.

“Pernyataan ini dilaksanakan usai melakukan pertemuan seluruh mahasiswa Puncak di asramanya di Waena Perumnas satu,” ujar Ketua Tim Peduli Daerah Puncak Yelpis Wakerkwa. kepada wartawan, Jumat (3/4/2020).
.

Dia juga mengklaim, rencana pembangunan Kodim di Kabupaten Puncak juga ditolak oleh masyarakat setempat” katanya

Pihaknya juga meminta agar pemerintah jangan mengambil keputusan sepihak, tanpa melibatkan masyarakat pemilik hak ulayat karena itu akan menimbulkan konflik.

“Kami masyarakat akan sangat terganggu dengan kehadiran Kodim di Kabupaten Puncak Jaya, karena sudah ada trauma dari masyarakat setempat soal tindakan aparat selama ini, Maka jangan ada pembangunan di Puncak,” katanya.

Ketua Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak, Deson Tabuni juga mengatakan sampai saat ini masyarakat yang mendiami lokasi pembangunan gedung Kodim, tidak menerima. Dia meminta pemerintah mengikuti kemauan masyarakat bukan malah mengikuti kemauan aparat.

Loading...
;

Mahasiswa Puncak lainnya, Epinus Murib juga meminta agar pemerintah memahami kondisi masyarakat saat ini yang terus merasa terancam dengan kehadiran TNI.

“Pemerintah harus turun ke masyarakat terus tanya masyarakat mau apa tidak dibangunkan Kodim, mereka sulit ke kebun dan beraktivitas jika ada tentara, kami mahasiswa tahu, keluarga kami di sana bersama masyarakat semua menolak pembangunan Kodim, maka pemerintah kami minta untuk buat diskusi dulu bersama masyarakat dan berbicara soal rencana pembangunan ini, bukan ditentukan secara sepihak,” ujarnya.(*)

Editor: Syam Terrajana

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top