Mahasiswa Yahukimo tuntut pencairan beasiswa pendidikan

Papua
Ilustrasi biaya pendidikan - Pixabay.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Mahasiswa asal Yahukimo menuntut pemerintah setempat mencairkan dana bantuan pendidikan. Mereka meminta dana itu ditransfer langsung kepada pengurus baru Komunitas Pelajar dan Mahasiswa Yahukimo atau KPMY Jayapura.

“Kami mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Yahukimo segera mencairkan bantuan studi. Dananya sudah dianggarkan, dan Surat Perintah Pencairan Dana (SPPD) sudah diterbitkan,” kata Ketua KPMY Yanis Soll, Senin (7/12/2020).

Soll menegaskan Pemkab Yahukimo harus menstansfer dana tersebut ke rekening pengurus. Hal itu untuk mencegah penyimpangan atau penyaluran yang tidak tepat sasaran.

Pengurus lama, lanjutnya telah dinyatakan demisioner atau dibubarkan secara resmi pada Kongres KPMY Jayapura, sekitar dua bulan lalu. Estafet kepemimpinan kemudian beralih kepada dirinya sebagai ketua.

“Kami terpilih sebagai pengurus baru pada 3 Oktober 2020. Karena itu, dana tersebut jangan ditransfer ke pengurus lama yang menggunakan spesimen (tanda tangan pencairan) lama. Itu bisa merugikan seluruh mahasiswa Yahukimo di Jayapura,” jelas Soll.

Mahasiswa asal Yahukimo Maichel Kabak menambahkan beasiswa sudah seharusnya disalurkan melalui rekening resmi, sesuai yang tertera pada SPPD Pemkab Yahukimo. Dia mengaku mereka sangat membutuhkan bantuan tersebut untuk melunasi sumbangan penyelenggaraan pendidikan (SPP) dan kebutuhan sehari-hari.

“Kami membutuhkan beasiswa itu untuk membayar SPP. Dampak pandemi Covid-19 membuat banyak mahasiswa terkendala (dalam pembayaran SPP). Kami berharap beasiswa dicairkan sebelum 17 Desember ini,” kata Kabak.

Loading...
;

 

Editor: Aries Munandar

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top