Follow our news chanel

Previous
Next

Maju di pilkada, ASN dan legislator wajib berhenti

Papua
Penentuan nomor urut peserta Pilkada Merauke 2020, Kamis (24/9/2020) - Jubi/Frans L Kobun.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Merauke, JubiSejumlah kandidat tercatat berstatus aparatur sipil negara dan anggota legislatif pada Pilkada Merauke. Mereka wajib mengundurkan diri dari posisi tersebut karena telah ditetapkan secara resmi sebagai pasangan calon.

Para kandidat tersebut ialah Hendrikus Mahuze dan Riduwan serta Heribertus Silubun. Mahuze dan Riduwan merupakan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Merauke. Adapun Silubun ialah anggota DPRD Merauke.

“Ketiganya telah melampirkan surat (pernyataan) pengunduran diri pada berkas pendaftaran (pencalonan). Surat disertai keterangan dan ditandatangi atasan masing-masing yang menyatakan pemberhentian mereka sedang diproses,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Merauke Theresia Mahuze, Kamis (24/9/2020).

Dia mengatakan surat keputusan pemberhentian itu harus diserahkan kepada KPU Merauke paling lambat sebulan sebelum pemungutan suara, 9 Desember. Namun, surat pernyataan dan keterangan dalam berkas pendaftaran sudah cukup menjadi dasar keabsahan status para kandidat.

“Dokumen yang dilampirkan beberapa waktu lalu (saat pencalonan) tetap bisa (sah) digunakan. Dokumen itu ialah (surat pernyataan) pengunduran diri, dan surat keterangan yang ditandatangi pejabat berwenang,” jelas Mahuze.

Sementara itu, Riduwan mengaku telah melampirkan dokumen mengenai pengunduran dirinya sebagai ASN saat mendaftar sebagai Wakil Bupati Merauke. “Kami masih menunggu SK (surat keputusan pemberhentian sebagai ASN). Jika sudah diterima, langsung diserahkan kepada KPU.” (*)

 

Loading...
;

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top