Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Makam warga di ibu kota ini berada di jalan umum

Ilustrasi. Londa, pemakaman khas Toraja yang menjadi salah satu objek wisata andalan di Tana Toraja – Jubi/seva.id

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Sejumlah pemakaman warga kampung Pisangan Lama, Pulogadung, Jakarta Timur, berada di pingir ruas jalan umum.  Mereka beralasan keberadaan makam di jalan umum akibat alih fungsi lahan di wilayah itu.

“Dulu ada kebun, tanah kosong yang diwakafkan menjadi pemakaman warga, lalu ke saat ini muncul kontrakan,” kata Safitriani, seorang warga kampung Pisangan Lama, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu, (17/6/2020).

Baca juga : Penolak pemakaman jenazah Covid-19 ditangkap polisi

Umat Muslim Papua Barat diimbau tidak menolak pemakaman jenazah Covid-19

Silwanus: Masyarakat jangan takut soal pemakaman jenazah Covid-19

Perempuan yang disapa Fitri itu adalah cicit dari Almarhum Mardjuki yang makamnya saat ini berada di tepi jalan umum RT 03 RW 04 Pisangan Lama, Kelurahan Pisangan Timur. Makam kakek buyut Fitri berdampingan dengan makam lainnya atas nama Nasyir. Tidak jauh dari dua makam itu terdapat satu makam lainnya tanpa batu nisan di antara lintasan jalan beraspal.

Loading...
;

“Kata nenek saya, makam itu sudah ada sejak 80 tahun yang lalu. Itu pemakaman warga daerah Pisangan. Kan orang Betawi banyak tanahnya,” kata Fitri menambahkan.

Seiring waktu, kepadatan penduduk di lingkungan setempat mengakibatkan area pemakaman warga beralih fungsi menjadi kawasan padat hunian. Sebagian rumah penduduk di RT 03 RW 04 banyak yang berdiri di atas kuburan, meskipun sebagian jasad telah direlokasi pihak keluarga.

Sejak Fitri kecil, hunian kian bertambah di lokasi itu serta jaringan jalan semakin meluas. “Makam kakek buyut saya itu adanya tepat di depan rumah artis Abdel (putra dari Mamah Dedeh),” katanya.

Pemerintah Kota Jakarta Timur menyatakan bersedia memindahkan tiga makam warga di lintasan jalan umum Pisang Lama, Pulogadung.

“Kami konsultasi dengan warga sekitar yang punya makam. Kami pemerintah bersedia pindahkan makam ini,” ujar Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Pisangan Timur, Caroline Endoh.

Menurut dia, kelurahan setempat telah menanggapi situasi itu dengan menjalin komunikasi secara intensif dengan pihak keluarga.

Tiga makam yang berada di RT03 RW04 Jalan Camp, Pisangan Lama, Kelurahan Pisangan Timur, Pulogadung itu diinformasikan pengurus RT setempat sudah ada sejak 1940. Namun setelah terjadi perubahan tata ruang, jalan lingkungan di kawasan itu sudah dicor dan diaspal.

“Aspal ini swadaya masyarakat. Mereka tahu ada makam, jadi saat pengaspalan tidak semua ditutup,” kata Endoh menambahkan.

Ketua RW03 Pisangan Lama, Basyir mengatakan selama ini keberadaan kuburan di sisi jalan tidak dipersoalkan oleh warga. “Tidak ada yang terganggu, paling warga pendatang aja yang bingung, kok ada makam di atas jalan umum,” kata Basyir.

Meski begitu ia mendukung keinginan pemerintah untuk memindahkan posisi makam. “Kalau Pemda mau pindahkan silakan aja, mungkin keluarga kekurangan biaya,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top