Follow our news chanel

Mangkraknya proyek puskesmas prototype Jagebob, pemenang tender di LPSE Merauke justru disingkirkan

Pertemuan Komisi C DPRD Merauke dengan Dinkes serta Inspektorat Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Mangkraknya proyek puskesmas prototype Jagebob, pemenang tender di LPSE Merauke justru disingkirkan 1 i Papua
Pertemuan Komisi C DPRD Merauke dengan Dinkes serta Inspektorat Merauke – Jubi/Frans L KobunPapua

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Hendrikus Hengky Ndiken, mengungkap fakta terbaru dari mangkraknya proyek pembangunan puskesmas prototype Jagebob yang menghabiskan anggaran senilai Rp6 miliar dari total dana seluruhnya Rp8 miliar.

Dalam pertemuan yang dipandu Wakil Ketua DPRD Merauke, Beny Latumahina, dengan menghadirkan pejabat Dinas Kesehatan maupun Inspektorat Merauke, Jumat (27/9/2019), Hengky mengungkapkan fakta baru dari pelaksanaan tender proyek di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Merauke.

“Dalam tender proyek itu, sesungguhnya yang keluar sebagai pemenang pertama adalah PT Puncak Sejahtera Abadi. Sedangkan pemenang kedua (cadangan) itu PT Sinar Muara Bian. Dengan demikian, wajib hukumnya PT Puncak Sejahtera Abadi mengerjakan pekerjaan proyek puskesmas Jagebob,” ujarnya.

Harusnya, menurut dia, kedua perusahaan dimaksud sebagai pemenang. Artinya, yang kedua menjadi cadangan.

“Sudah jelas ada bintang, dimana PT Puncak Sejahtera Abadi menjadi pemenang dan mengerjakan pekerjaan,” tegasnya.

Namun sayangnya, demikian Hengky, justru pemenang  tendernya adalah PT Putra Marindo yang berada pada posisi kelima.

Loading...
;

Setelah dilakukan penelusuran, demikian Hengky, ternyata ditemukan adanya surat sakti yang dikeluarkan ‘orang besar’ sekaligus memenangkan PT Putra Marindo yang nyata-nyata berada di nomor urut lima dan dipastikan tak bisa mengerjakan proyek dimaksud.

“Saya pegang surat saksi yang ditandatangi tiga pihak, termasuk ‘orang besar’ itu. Hanya tak bisa saya sebutkan di sini. Tetapi nanti akan ditunjukkan sampai di Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke maupun tipikor jika dimintakan,” katanya.

Dia juga mempertanyakan kenapa sampai di pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas Kesehatan Merauke, pemenang tendernya lain, bukan nomor urut satu sesuai urutan LPSE.

“Saya minta penjelasan dari PPK, sehingga menjadi jelas. Jangan sampai adanya kongkalikong yang telah dibangun,” tegasnya.

PPK Dinas Kesehatan Merauke, Rasmaha Sembiring, mengaku dirinya hanya mendapatkan acuan yang didapatkan yakni PT Putra Marindo sebagai pemenang proyek Puskesmas Prototype Jagebob.

“Kalau hasil dari LPSE tentang pemenang nomor satu yakni PT Puncak Sejahtera Abadi, kami tidak tahu sama sekali,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top