Follow our news chanel

Previous
Next

Mantan bangkir Inggris ini ditunjuk tingkatkan produksi APD

APD, Papua
Ilustrasi, petugas kesehatan menggunakan APD – Jubi/persi.or.id
Mantan bangkir Inggris ini ditunjuk tingkatkan produksi APD 1 i Papua
Ilustrasi, petugas kesehatan menggunakan APD – Jubi/persi.or.id

Pemerintah Inggris telah menghadapi kritik keras dari dokter dan petugas kesehatan karena kekurangan peralatan pelindung diri, termasuk masker, penutup muka, dan jas pelindung.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

London, Jubi – Inggris menunjuk mantan bankir investasi Goldman Sachs, Paul Deighton, yang pernah memimpin perencanaan Olimpiade 2012 untuk mengatur produksi alat pelindung diri  domestik bagi para pekerja kesehatan yang merawat pasien infeksi virus corona baru atau Covid-19.

Paul Deighton adalah kepala eksekutif Komite Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade London 2012, ditunjuk oleh Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock pada, Minggu, (19/4/2020) hari ini.

“Dia (Dieghton) akan memimpin satu-satunya fokus dan tanpa henti pada produksi APD sebagai prioritas manufaktur utama negara, dengan dukungan penuh pemerintah di belakangnya,” kata Hancock.

Baca juga : Cegah penyebaran corona, Inggris gelontorkan bantuan ke negara berkembang

Inggris akan berlakukan kebijakan lockdown hingga Mei

Loading...
;

Perdana menteri Johnson akhirnya dirawat di rumah sakit usai swakarantina corona

Pemerintah Inggris telah menghadapi kritik keras dari dokter dan petugas kesehatan karena kekurangan peralatan pelindung diri, termasuk masker, penutup muka, dan jas pelindung.

Pemerintah juga dikritik karena menyarankan bahwa beberapa jenis Alat Pelindung Diri  (APD) mungkin harus digunakan kembali jika persediaan habis.

Pemerintah dan badan perdagangan Inggris menyebut persaingan permintaan untuk persediaan APD dari negara-negara lain, yang juga dilanda krisis kesehatan global, sebagai alasan utama Inggris mengalami kekurangan APD. Banyak barang APD yang umumnya dibeli dari China.

Deighton akan berperan meningkatkan produksi di dalam negeri. Di negara itu, merek seperti Barbour dan Burberry telah mengubah lini pabrik mereka dari produksi barang mode kelas atas ke produksi APD.

“Negara-negara di seluruh dunia menghadapi permintaan besar peralatan perlindungan diri yang belum pernah terjadi sebelumnya dan ini membutuhkan respons manufaktur domestik yang besar dan belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Deighton menjelaskan.

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top