Follow our news chanel

Mantan MP Samoa anggota pemerintah mengundurkan diri untuk mulai parpol baru

Mantan Ketua Parlemen dan Anggota Parlemen dari dapil Gagaifomauga No. 3, La’aulialemalietoa Leuatea Polataivao. - Samoa Observer/ Vaitogi Asuisui Matafeo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Apia, Jubi – Anggota Parlemen (MP) Samoa dari dapil Gagaifomauga No. 3, La’aulialemalietoa Leuatea Polataivao, telah mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Partai Perlindungan HAM (HRPP) yang saat ini berkuasa di parlemen, dan berkata ia akan membentuk partai politik yang baru.

Mantan Menteri Kabinet itu, yang pernah mengundurkan diri dari portofolio kementeriannya agar ia dapat membersihkan namanya dari sejumlah tuduhan kriminal, mengatakan keputusannya untuk meninggalkan HRPP ini adalah untuk mematuhi keinginan pemilih di dapilnya.

Dalam konferensi persnya pada Senin (1/6/2020), La’auli mengatakan ia bertemu dengan dapilnya bulan lalu dimana diputuskan bahwa ia harus meninggalkan HRPP dan mendirikan partai baru.

“Itu adalah keputusan dari dapil saya bulan lalu, tetapi saya menunda pengumuman ini karena saya merasa bahwa kita tidak harus fokus pada pandemi,” kata mantan ketua parlemen itu.

La’auli mengakui kepada surat kabar Samoa Observer bahwa ia pulang ke daerahnya untuk rapat langsung dengan tetua-tetua dimana mereka memutuskan sebuah resolusi untuk dia mengundurkan diri dari HRPP.

“Konferensi pers ini diadakan untuk mengumumkan keputusan dari dapil saya, dan saya akan membuat pengumuman resmi di parlemen dalam dua minggu,” katanya. “Saya akan meninggalkan HRPP untuk mendirikan partai politik baru.”

Loading...
;

Dalam Konstitusi negara itu, ditetapkan bahwa kursi seorang MP akan kosong jika seorang MP mengundurkan diri atau mengganti keanggotaan partai politik.

Komisaris Pemilihan Umum, Faimalomatumua Mathew Lemisio, membenarkan kepada Samoa Observer bahwa kursi seorang MP dari partai politik akan dikosongkan jika ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari partainya dan beralih ke partai lain dalam pemilu berikutnya. Namun, Faimalo menjelaskan, bahwa jika seorang MP ditendang oleh sebuah partai, ia bisa tetap memegang kursinya sebagai MP independen.

Sudah lebih dari setahun La’auli cekcok dengan pemimpin HRPP dan Perdana Menteri saat ini, Tuilaepa Dr. Sailele Malielegaoi, tentang keanggotaannya dalam partai tersebut.

PM Tuilaepa masih berkeras kepada media bahwa La’auli telah mengundurkan diri dari HRPP ketika La’auli memilih melawan RUU Amandemen Konstitusi pada tahun 2019 yang diajukan oleh pemerintah. Pada saat itu Tuilaepa berkata pimpinan HRPP telah sepakat bahwa pembangkangan La’auli, yang menolak mendukung amandemen Konstitusi oleh Pemerintah, sebagai pengunduran dirinya dari partai itu. Minggu lalu Tuilaepa menegaskan bahwa menurutnya La’auli sudah dipecat oleh HRPP karena tidak mendukung RUU amandemen Konstitusi 2019.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan salah satu kepala suku dari Fagae’e dari dapil Gagaeifomauga no 3, Polataivao Pouvalu, ia menerangkan bahwa mereka mendukung keputusan La’auli. Polataivao mengakui bahwa tidak mudah bagi mereka untuk mengambil keputusan itu.

Kepala suku itu berkata keputusannya diambil karena PM Tuilaepa terus menjelek-jelekkan perwakilan mereka (Samoa Observer)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top