Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Masyarakat dan intelektual Lanny Jaya tuntut keadilan

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Wamena, Jubi – Masyarakat dan intelektual Kabupaten Lanny Jaya menilai telah terjadi banyak ketidakadilan selama pelaksanaan pemilukada Lanny Jaya, sehingga pelantikan Bupati dan wakil bupati pada 22 Mei 2017 dinilai cacat hukum.

“Kami di sini bukan bicara politik, kami hanya merasa tidak ada keadilan terhadap pelaksanaan Pilkada di Lanny Jaya hingga pelantikan. Kami tidak permasalahkan siapa bupatinya dan kami tidak ada maksud mendukung satu kandidat, tetapi kami masyarakat dan intelektual mengkhawatirkan pembangunan yang berjalan kedepan,” kata Revin Tabuni yang mengaku wakil intelektual Lanny Jaya, pada Rabu (24/5/2017) di Wamena.

Masyarakat dan intelektual Lanny Jaya tuntut keadilan 1 i Papua

Ia mengatakan, dari temuan di lapangan terjadi praktik money politik, adanya interfensi dari oknum aparat di setiap TPS serta adanya temuan form C1 yang tidak jelas.

“Yang kami tuntut saat ini adalah keadilan dan demokrasi yang benar. Untuk itu, kami berharap persoalan ini jangan hanya menjadi wacana di Lanny Jaya, ini menjadi pelajaran besar buat kami seluruh Papua,” ujarnya.

Menurut Revin, pelantikan bupati yang telah dilakukan akan membawa dampak tidak baik terhadap pembangunan lima tahun ke depan di Lanny Jaya. Pasalnya, tidakadanya kepuasan masyarakat yang memiliki hak akan sangat mempengaruhi psikolog pembangunan ke depan.

“Kepedmimpinan ini sangat kami ragukan. Ragu bahwa pembangunan Lanny Jaya akan lebih baik, sehingga kami dengan tegas menolak pelantikan bupati Lanny Jaya yang dilakukan oleh Gubernur dan itu cacat hukum,” tegasnya.

Loading...
;

Sementara itu, Waleo Wenda yang mewakili unsur masyarakat mengatakan pihaknya akan tetap melakukan bentuk protes dengan cara yang baik melalui aksi-aksi yang baik pula untuk menyampaikan aspirasi.

“Kalau memang ada beberapa pihak yang merasa ini adalah kepentingan sekelompok orang, kami bisa membuktikan. Kami bisa kumpul massa, membuat satu pergerakan besar agar mereka melihat bahwa seberapa besar masyarakat yang melakukan protes ini, kami mau buktikan itu tetapi yang pasti melalui aturan yang berlaku,” ujarnya. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top