Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Masyarakat diminta menerima penetapan komisioner KPU Yahukimo

Ilustrasi masyarakat Yahukimo - Jubi/Piter Lokon
Masyarakat diminta menerima penetapan komisioner KPU Yahukimo 1 i Papua
Ilustrasi masyarakat Yahukimo – Jubi/Piter Lokon

 

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

“Masyarakat merasa, lima calon komisioner yang ditetapkan itu hanya mewakili dua suku. Namun saya berharap semua masyarakat dapat menerima keputusan itu” kata Natan Pahabol via teleponnya kepada Jubi, akhir pekan kemarin.

 

Jayapura, Jubi – Legislator Papua dari daerah pemilihan Yahukimo, Yalimo, dan Pegunungan Bintang, Natan Pahabol mengatakan, masyarakat Yahukimo dapat menerima lima calon komisioner KPU setempat yang telah ditetapkan KPU RI untuk dilantik, meski ada pihak kalangan masyarakat yang menganggap penetapan lima calon komisioner KPU Yahukimo tersebut belum mewakili suku besar yang ada di wilayah itu.

Ia mengatakan, ada empat suku besar besar di Yahukimo, yakni Yali (Yali Ninia dan Yali Anggruk) Hubla, dan Kimyal, Momuna, serta kurang lebih sembilan sub suku di antaranya Ngalik, Mek dan lainnya.

“Masyarakat merasa, lima calon komisioner yang ditetapkan itu hanya mewakili dua suku. Namun saya berharap semua masyarakat dapat menerima keputusan itu” kata Natan Pahabol via teleponnya kepada Jubi, akhir pekan kemarin.

Loading...
;

Menurutnya, komisioner KPU Yahukimo yang ditetapkan untuk dilantik hanya mewakili dua suku besar yakni Kimyal dan Yali Ninia. Tiga orang berasal dari suku Kimyal dan dua lainnya dari suku Yali Ninia. Lima orang lainnya yang ada dalam daftar tunggu, juga berasal dari dua suku itu.

“Mereka yang ditetapkan ini dari satu kampung, satu gereja, satu bahasa. Ini salah satu alasan masyarakat menduga ada intervensi dari penguasa setempat dalam proses seleksi hingga penetapan,” ucapnya.

Ia berharap, setelah dilantik nanti, lima komisioner KPU Yahukimo dapat bekerja independen, tanpa diintervensi siapa pun, dan berpegang pada aturan KPU untuk membuktikan integritasnya kepada masyarakat, dan membalikkan semua dugaan yang ada.

Hal yang sama dikatakan Ketua Komisi I DPR Papua bidang pemerintahan, politik, hukum dan HAM, Orgenes Wanimbo.

Menurutnya, berbagai dugaan dan tanggapan negatif dari publik terhadap para komisioner KPU kabupaten (kota) di Papua yang baru ditetapkan, harus dibalikkan dengan kinerja yang baik.

“Namanya penyelenggara Pemilu, berarti para komisioner KPU itu harus netral. Jangan karena faktor-faktor tertentu, sehingga dalam melaksanakan tugas cenderung berpihak atau menguntungkan pihak lain,” kata Orgenes Wanimbo.

Menurutnya, jika para komisoner KPU kabupaten (kota) di Papua dapat menunjukkan kinerjanya dalam melaksanakan tugas, tetu masyarakat akan menepis berbagai anggapan dan keraguan yang ada.

“Jadi semua itu hanya dapat dijawab oleh para komisioner KPU lewat kinerja mereka dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.

KPU RI telah menetapkan komisioner KPU empat kabupaten di Papua seperti yang tertuang dalam pengumuman Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) Nomor :9/PP.06-Pu/05/KPU/I/2019 tentang penetapan calon anggota KPU provinsi dan calon anggota KPU Kabupaten (kota) peiode 2019-2024 tertanggal 31 Januari 2019.

Anggota KPU empat kabupaten di Papua yang telah ditetapkan untuk dilantik yakni Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Deiyai, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Biak Numfor.

Lima orang calon komisioner KPU Yahukimo yang ditetapkan untuk dilantik yakni Yesaya Magayang, Melinus Soo, Didimus Busup, Penas Bahabol, dan Andreas Silak. Lima lainnya masuk daftar tunggu yakni Zeth Keroman, Abakuk Iksomon, Labat Mirin, Yosam Magayang, dan Elius Balingga.

Untuk Kabupaten Deiyai lima calon anggota KPU yang ditetapkan untuk dilantik yakni, Willem Bobi, Klara Adii, Melkias Pakage, Oktovianus Takimai, dan Beatus Ukago. Yang masuk dalam daftar tunggu yaitu Yulianus Mote, Leo Keiya, Yulianus Adii, Ice Giyai, dan Melianus Doo.

Sementara calon komisioner KPU Kabupaten Mimika yang ditetapkan untuk dilantik yaitu, Indra Ebang Ola, Laurensius Minipko, Luther Beanal, Dedy Nataniel Mamboay, Fidelis Piligame. Lima lainnya masuk dalam daftar tunggu yakni Elisabeth Imelda Rahawarin, Atinus Alom, Karel Kum, Stingal Johny Beanal, dan Yosef Nawipa.

Untuk Kabupaten Biak Numfor, calon anggota KPU yang telah ditetapkan dan akan dilantik, yakni Yemina M Msiren, Matheus G. Ronsumbre, Mathias Jan Morin, Djoni Randongkir, dan  Melkianus Y. Rumbrawer. Sementara yang ada dalam daftar tunggu yaitu Asdar Djabar, Indra Gandhy A.S. Muabuay, Zother H. Berotabui, Insoraki Sawor, dan Jimmy Carter Rumbarar Kapisa. (*)

 

Reporter         : Arjuna Pademme

Editor              : Edho Sinaga 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top