Follow our news chanel

Masyarakat Hubikosi di Jayawijaya minta normalisasi kali penyebab banjir

Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi, saat menerima aspirasi masyarakat Distrik Hubikosi dalam kunjungan kerjanya, Rabu (11/3/2020). -Jubi/Islami
Masyarakat Hubikosi di Jayawijaya minta normalisasi kali penyebab banjir 1 i Papua
Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi, saat menerima aspirasi masyarakat Distrik Hubikosi dalam kunjungan kerjanya, Rabu (11/3/2020). -Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Masyarakat di Distrik Hubikosi meminta kepada Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi, agar pemerintah daerah memperhatikan normalisasi Kali Elagai yang setiap kali hujan berakibat banjir.
Hal itu disampaikan Kepala Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Distrik Hubikosi, Yacobus Kosi, saat kunjungan kerja Wakil Bupati Jayawijaya ke distrik tersebut, Rabu (11/3/2020).
Menurut dia, saat musin hujan seperti sekarang ini, banyak kebun dan persawahan terdampak banjir, sehingga normalisasi kali yang melintasi sejumlah kampung dianggap penting.
“Tolong Pak Wakil, perhatikan masyarakat Distrik Hubikosi dengan 11 kampung yang ada, terutama masalah normalisasi kali. Kami tahu bahwa uang di desa ada, tetapi masyarakat minta bantuan pemerintah daerah, karena dana desa dirasa tidak cukup,” harap Kosi.
Kepala Distrik Hubikosi, Natalis Kosi, juga menyebut normalisasi kali penting karena terdapat empat kampung yang sering terdampak.
“Oleh sebab itu tadi kita ajukan lagi ke wakil bupati, dari distrik melalui musrenbang kabupaten, namun belum pernah terjawab. Maka hari ini secara langsung kami sampaikan lagi, karena sudah tiga tahun aspirasi ini disampaikan tak ada jawaban,” katanya.
Menjawab hal itu Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi, mengatakan meluapnya Kali Elagai dampaknya memang cukup besar, sampai ke Distrik Musatfak khususnya di Kampung Elabukama.
“Usulan masyarakat ini, tetap pemda mengakomodirnya, supaya bisa masuk dalam perencanaan tahun-tahun mendatang. Namun apakah nantinya akan melibatkan Balai Sungai Merauke atau bisa masuk di APBD, akan diupayakan. Tetapi kalau volume pekerjaan itu cukup besar, maka akan diteruskan dengan meminta dukungan ke pemerintah provinsi maupun pusat,” sampainya. (*)
Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top