HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Masyarakat Papua mesti bersiap jika kelak berlaku new normal

papua, new normal
Kendaraan yang digunakan mengangkut barang dari Jayapura, Papua disemprot disinfektan di RSUD Wamena. -Jubi/Islami
papua, new normal
ilustrasi penyemprotan disinfektan. Papua dinilai belum siap hadapi kebijakan new normal atau normal baru. -Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi
Makassar, Jubi – Ketua Fraksi Gabungan Bangun Papua DPR Papua, Agus Kogoya, berharap masyarakat  mempersiapkan diri menjalani kehidupan normal baru atau new normal di tengah pademi Covid-19 kini.

Pernyataan itu dikatakan Agus Kogoya melalui panggilan telepon, Minggu (31/5/2020).

Katanya, suatu saat kebijakan new normal dari pemerintah pusat tersebut akan diberlakukan di Papua. Saat itu diterapkan di provinsi paling Timur Indonesia itu, masyarakat harus tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Masyarakat Papua mesti bersiap jika kelak berlaku new normal 1 i Papua

Minimal menggunakan masker, rajin cuci tangan, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, jaga jarak atau menghindari berkerumun dalam waktu yang lama, untuk mengurangi atau memutus rantai penularan Covid-19.

Meski begitu, Kogoya menilai hingga kini Papua secara umum belum dapat menerapkan new normal dalam waktu dekat, karena angka kasus Covid-19 di Papua masih terus bertambah.

“Saya pikir kita mesti fokus penanganan Covid-19 di Papua dulu. Jangankan bicara soal New Normal, atau yang disebut dengan kebiasaan hidup yang baru,” kata Agus Kogoya.

17 kabupaten di Papua dan 5 kabupaten di Papua Barat diizinkan new normal

Loading...
;

Papua mesti waspadai gelombang kedua pandemi Covid-19

Ia mengatakan, kini pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Papua mesti fokus pada penanganan Covid-19 secara baik, untuk mengurangi angka kasus. Selain itu, pemerintah mesti menata secara baik distribusi bantuan sosial selama pandemi Covid-19, salah satunya memperhatikan lembaga-lembaga penyelenggara pendidikan berpola asrama, atau lembaga asuh bagi anak yatim dan anak-anak terlantar di Provinsi Papua.

Menurutnya, dalam penanganan pandemi Covid-19 kini ada hal yang sifatnya prosedural dan diatur dalam beberapa peraturan, di antaranya Keppres Nomor 11 Tahun 2020, Keppres Nomor 12 Tahun 2020, dan beberapa aturan turunan lainnya Akan tetapi, ada hal yang sifatnya urgen dan harus segera disikapi, misalnya masalah kebutuhan pokok masyarakat.

“Masyarakat tidak boleh beraktivitas secara leluasa, namun kondisi perekonomian masyarakat semakin menurun. Kalau menunggu prosedur untuk pemerintah daerah bisa memberikan bantuan, kami khawatir dapat menyebabkan masalah baru di lapangan karena ini menyangkut kebutuan dasar masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengatakan Pemprov Papua memprediksi baru dapat menerapkan new normal pada Juli 2020 mendatang.

Menurut Klemen Tinal, puncak pandemi Covid-19 di Bumi Cenderawasih diperkirakan terjadi, Juni 2020 mendatang. Dalam situasi itu kondisi Papua belum memungkinkan diberlakukannya new normal. “Papua itu baru akan normal di Juli [2020], karena di Juni [2020] itulah kita akan mencapai titik tertingggi. Kalau memang kita disiplin, dengan harapan awal Juli [2020] curva mulai turun. Kala curva mulai turun, maka new normal itu kita berlakukan,” kata Klemen Tinal pekan lalu.

Dalam waktu dekat Pemprov Papua bersama forum komunikasi pimpinan daerah Provinsi Papua dan bupati/wali kota se-Papua akan menggelar rapat. Menyamakan persepsi terkait pemberlakuan kebijakan new normal oleh pemerintah pusat.

Akan tetapi, kalaupun nantinya ada bupati atau wali kota di Papua yang ingin memberlakukan new normal, Pemprov Papua tidak mempermasalahkannya.

Namun, pemerintah daerah di Papua yang ingin memberlakukan new normal mesti mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia dan Keputusan Menteri Kesehatan. (*)

Editor: Syam Terrajana

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa