Masyarakat Wembi mendapat pelatihan budidaya ikan air tawar

Direktur Yayasan KIPRA Papua Irianto Jacobus menyerahkan ratusan benih ikan nila kepada perwakilan warga Wembi, Kosmas Boream (kanan). - Jubi/Timo Marten
Masyarakat Wembi mendapat pelatihan budidaya ikan air tawar 1 i Papua
Direktur Yayasan KIPRA Papua Irianto Jacobus menyerahkan ratusan benih ikan nila kepada perwakilan warga Wembi, Kosmas Boream (kanan). – Jubi/Timo Marten

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Arso, Jubi – Masyarakat Wembi, Distrik Manan, Kabupaten Keerom akan mengembangkan usaha budidaya ikan air tawar di pekarangan. Sejumlah 20 warga telah mengikuti pelatihan dan praktik budidaya air tawar selama dua hari pada Rabu dan Kamis (12/3/2020).

Pelatihan budidaya ikan air tawar diisi para instruktur dari Balai Benih Ikan (BBI) Keerom dan Yayasan Koordinasi Independen Rakyat (KIPRA) Papua. Para peserta pelatihan belajar cara memasang keramba, menebarkan benih, mengetahui jenis kelamin ikan, cara perawatan kolam, jenis makanan ikan, dan cara panen.

Sejumlah 200 lebih benih ikan nila telah diserahkan Direktur KIPRA Papua, Irianto Jacobus kepada perwakilan kelompok warga. Selain memberikan pelatihan, KIPRA Papua juga memberikan drum dan keramba untuk budidaya ikan bagi masyarakat.

Salah satu warga Wembi, Kosmas Boream mengharapkan agar budidaya ikan nila berhasil hingga masa panen. Dia juga meminta fasilitator pelatihan dapat mendampingi praktik budidaya para peserta hingga masa panen, sehingga dapat dikembangkan bersama masyarakat lainnya, dijual, atau memenuhi kebutuhan keluarga.

Masa pembesaran ikan berkisar tiga bulan, dan akan dipanen setelah mencapai ukuran yang setara dengan dengan enam sampai tujuh ekor ikan per kilogram. Boream menyatakan pendampingan perlu dilakukan hingga masa panen, agar para peserta pelatihan benar-benar mengusai pengetahuan budidaya ikan tawar.”Supaya ikan-ikan ini dapat dijual dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Boream kepada Jubi di Kampung Wembi, Kamis (12/3/2020).

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Wembi itu tak mengeluhkan pasokan air, tetapi mengharapkan agar pemerintah membangun tambak bagi masyarakat. “Kalau air, tidak susah. Hanya kekurangan itu bak penampungan,” kata Boream.

Loading...
;

Direktur Yayasan KIPRA Papua, Irianto Jacobus mengatakan program pelatihan serupa akan dilanjutkan hingga November 2020. Selain menggelar pelatihan budidaya ikan air tawar, KIPRA Papua juga membuat pelatihan budidaya tanaman hidroponik dan tanaman kakao.

KIPRA akan menyarankan masyarakat untuk menggunakan bahan-bahan dari alam untuk pakan ikan, seperti semut, anai, dan tumbuhan-tumbuhan. KIPRA ingin mendorong masyarakat untuk mandiri dan membuka cakrawala berpikir mereka terkait pertanian dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Fasilitator KIPRA Papua, Idel Kakorop menyatakan program pelatihan usaha budidaya ikan air tawar dan tanaman hidroponik itu berkesinambungan, sehingga KIPRA Papua tetap mengontrol hingga panen. “Saya tinggal di sini (Wembi) jadi sa siap bantu,” kata fasilitator KIPRA Papua, Idel Kakorop.

Kepala Seksi Produksi dan Pengembangan Usaha Perikanan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Keerom, Gustav Davidson May mengatakan pihaknya sudah memberikan 270 benih ikan nila kepada warga sebagai percontohan. “Sambil tunggu masyarakat gali kolam. [Pengadaan benih] disesuaikan kebutuhan masyarakat, apakah nila atau lele, sesuai dengan media yang digunakan,” ujar May.

Pihaknya akan membuat olahan dari hasil produksi ikan masyarakat, agar bisa dipasarkan dan dikonsumsi. “Ke depan kita kerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat. Setelah kolam sudah jadi, kami akan melakukan pelepasan benih,” ujarnya

Disinggung soal pakan ikan, menurut dia, Dinas Pertanian dan Perikanan Keerom akan memberikan pakan dan benih ikan. Namun masyarakat diharapkan membuat pakan alami, sebab biaya yang paling tinggi dalam usaha budidaya ikan adalah pembelian pakan. Dia pun berpesan agar masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan untuk budidaya ikan air tawar, sehingga dapat memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top