Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Mencurigakan, segel penyidik KLHK di lokasi tambang bauksit rusak

Aktivitas tambang, pixabay.com
Mencurigakan, segel penyidik KLHK di lokasi tambang bauksit rusak 1 i Papua
Aktivitas tambang, pixabay.com

Tim penyidik  yang berada di Bintan masih menyelidiki penyebab kerusakan segel KLHK di lokasi pertambangan yang merusak lingkungan tersebut.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Tanjungpinang, Jubi  – Segel yang dipasang penyidik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di lahan bekas pertambangan bauksit di Tembeling Tanjung, Kelurahan Tembeling, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, rusak. Tim penyidik  yang berada di Bintan masih menyelidiki penyebab kerusakan segel KLHK di lokasi pertambangan yang merusak lingkungan tersebut.

Mencurigakan, segel penyidik KLHK di lokasi tambang bauksit rusak 2 i Papua

“Tim kami masih menyelidikinya,”  ujar direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan Ditjen Penegakan Hukum KLHK, Sustyo Iriyono, Minggu, (24/3/2019).

Berita terkait : DPRD Riau gulirkan interpelasi pertambangan bauksit

Bencana Rennell picu kajian prosedur izin pertambangan

DPRD Temotu pertanyakan pembangunan tambang

Loading...
;

Pantauan Antara menunjukan segel penyidik KLHK dipasang di antara batang pohon yang berada di lokasi pertambangan, tidak jauh dari Sistem Produksi Air Minum (SPAM). Segel tersebut diduga sudah beberapa hari rusak.

“Penyegelan dilakukan bulan lalu. Artinya, setelah disegel tidak boleh ada aktivitas apapun di lokasi itu,” kata Sustyo menambahkan.

Aktivitas pertambangan bauksit di lahan yang direncanakan untuk taman dalam kondisi rusak parah. Tercatat sejumlah perusahaan yang melakukan pertambangan di lokasi itu yakni CV Buana Sinar Khatulistiwa dan CV Tan Maju Bersama Sukses.

Sekretaris Camat Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Bobby Satya Kifana, menyatakan CV Buana Sinar Khatulistiwa, sedangkan melakukan pematangan lahan. Namun Bobby tidak ingin mengomentari pertambangan bauksit yang dilakukan perusahaan itu di Pulau Dendang itu. “Saya tidak mencampurinya. Coba tanya ke direktur,” katanya singkat. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top