Follow our news chanel

Previous
Next

Mengharukan, Ibu dan balita ini bertemu setelah pisah 10 bulan

papua
Ilustrasi perempuan dan anak, pixabay.com

 

Mereka sebelumnya terpisah di Hong Kong karena sang ibu dideportasi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Seorang mantan pekerja migran Indonesia yang terpisah dengan balitanya di Hong Kong, akhirnya bisa bertemu dengan buah hatinya itu di Surabaya. Pertemuan mengharukan itu di Bandar Udara Internasional Juanda pada Rabu (3/6/2020) difasilitasi oleh Konsulat Jenderal RI di Hong Kong.

“Penyelesaian masalah ini memang menjadi prioritas utama kami,” kata Konsul Jenderal RI untuk Hong Kong Ricky Suhendar, Jumat, (5/6/2020).

Perpisahan yang berlangsung selama 10 bulan tersebut bermula dari sang ibu yang mengalami permasalahan keimigrasian di Hong Kong, sehingga terpaksa dideportasi ke Indonesia pada September 2019.

Baca juga : WKRI Mindiptana-Boven Digul turun ke jalan tolak kekerasan pada perempuan dan eksploitasi anak

Loading...
;

Dinas PPA gelar pelatihan untuk pelayan korban kekerasan perempuan dan anak 

Perempuan dan anak jadi korban rusuh di Papua

Namun, bayi lelakinya itu belum bisa dibawa pulang sehingga sang ibu menitipkannya ke sebuah yayasan sosial nonpemerintah di Hong Kong yang khusus menangani permasalahan ibu dan anak.

Upaya KJRI Hong Kong untuk mempertemukan keluarga yang terpisah itu tersebut tidak mudah karena keselamatan dan kesejahteraan anak sangat dilindungi oleh hukum dan aturan yang berlaku di Hong Kong.

“Seorang anak, apalagi masih di usia balita, tidak seharusnya terpisah lama dari ibunya,” kata Ricky mengutip peraturan di Hong Kong.

Dengan tetap menghormati hukum dan peraturan yang berlaku di Hong Kong tentang kependudukan dan keimigrasian, KJRI melakukan berbagai upaya agar balita tersebut bisa bertemu ibunya di Tanah Air.

Proses pemulangan juga sempat terhambat karena situasi Hong Kong pada saat itu yang diguncang unjuk rasa dan bentrokan, ditambah dengan situasi pandemi Covid-19 sehingga tidak mudah bagi warga asing keluar-masuk.

Mengantisipasi ketatnya prosedur dan protokol kesehatan dalam situasi pandemi di Hong Kong dan Indonesia, KJRI juga menyiapkan tes Covid-19 swab test untuk si anak.

“Saya tidak bisa membalas kebaikan semua pihak yang telah membantu, hanya doa yang bisa saya sampaikan semoga Tuhan membalas segala kebaikan itu,” kata sang ibu beberapa saat setelah bertemu balitanya.  (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top