Follow our news chanel

Previous
Next

Menjadi pintu masuk bom ikan, pengawasan pulau Pemana diminta lebih ketat

Ilustrasi, pixabay.com

 

Menjadi pintu masuk bom ikan, pengawasan pulau Pemana diminta lebih ketat 1 i Papua
Ilustrasi, pixabay.com

Wilayah Kabupaten Sikka merupakan wilayah yang rawan terhadap aktivitas jual-beli bahan baku peledak atau bom ikan.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kupang, Jubi – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Timur, minta agar pengawasan wilayah Pulau Pemana di Kabupaten Sikka diperketat aparat keamanan setempat. Keberadaan kepualauan itu dinilai sebagai merupakan pintu masuk penyaluran bahan baku peledak atau bom ikan.

“Wilayah Pulau Pemana perlu diperketat karena itu pusat masuknya penyaluran bahan peledak ikan dari luar NTT,” kata Kepala Cabang Dinas DKP NTT Wilayah Kabupaten Lembata, Flores Timur, Sikka, Andi Amuntoda, Selasa, (14/1/2020).

Baca juga : Polda Sulsel sita bahan bom ikan

Tujuh nelayan tertangkap menggunakan bom ikan

Loading...
;

Pengebom ikan masuk kategori teroris

Andi mengatakan Pulau Pemana di wilayah utara Pulau Flores menjadi jalur strategis masuknya penyaluran bahan baku pembuatan bom ikan terutama pupuk matahari. Dari Pemana bahan baku kemudian disalurkan ke sejumlah daerah lain seperti di Kabupaten Flores Timur di antaranya wilayah Sagu, Waiwuring, Lamakera.

“Rantai pasokannya seperti itu, masuk Batam, Makassar, ke Pemana kemudian disalurkan ke wilayah Flores Timur, maupun ke Kabupaten Ende,”kata Andi menjelaskan.

Wilayah Kabupaten Sikka merupakan wilayah yang rawan terhadap aktivitas jual-beli bahan baku peledak atau bom ikan. Dia mencontohkan saat tangkap tangan terhadap lima nelayan yang membawa bahan baku peledak ikan di sekitar Pelabuhan Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kabupaten Sikka, pada Senin (13/1/2020) kemarin oleh Direktorat Perairan Polda NTT. Bahan baku yang diamankan petugas dalam peristiwa tersebut, lanjutnya, juga diketahui diambil dari Pulau Pemana.

Ia berharap agar pengawasan wilayah Pulau Pemana dan perairan di sekitarnya ke depan dapat diperketat agar pasokan bahan baku peledak dari luar dapat dicegah.

“Selain itu, tentu kami juga terus melakukan pengawasan di lapangan dengan dukungan kelompok pengawas masyarakat (Pokmaswas),” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top