Follow our news chanel

Menteri Yohana: Orangtua jangan dijadikan pembantu

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Nabire, Jubi – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Yohana Z. Yembise, mengatakan orangtua jangan sampai dijadikan pembantu. Anak-anak yang mengantar orangtuanya datang untuk mengikuti Natal bersama, agar memperhatikan dan jangan sekali-sekali main suruh-suruh orangtua. Pesan ini juga untuk semua anak di Indonesia.

“Saya mau sampaikan kepada kalian anak-anak yang ke sini antar orangtua datang ikut perayaan Natal bersama, agar jangan sampai kalian jadikan orangtua sebagai pembantu. Semua anak tidak boleh lakukan hal itu,” seru Mama Yo, sapaan akrab Menteri P3A, saat menggelar open house dan Natal bersama lansia dan penyandang disabilitas di Nabire, Sabtu (19/1/2019).

Dikatakan Mama Yo, orangtua pada masa tuanya harus menikmati hidup sebebas-bebasnya. Mereka tidak boleh jaga cucu, tidak boleh cuci piring, masak, atau bekerja seharian.

“Anak zaman sekarang sering mempekerjakan orangtuanya bagaikan pembantu. Itu salah dan tidak boleh,” kata Mama Yo.

“Padahal usia 60-an mereka harus menjaga kesehatan, stamina, dan pola makan, agar lebih menambah umur. Kita sering salah dalam hal ini,” sambungnya.

Menurut Mama Yo, penanganan perempuan dan anak sudah dilakukan pemerintah pusat hingga ke kabupaten. Mamun untuk lansia dan penyandang disabilitas diakui masih kurang. Padahal sudah ada undang-undangnya.

Loading...
;

Dia mengatakan di negara maju, lansia sangat di kedepankan dan diperhatikan. Contohnya, mereka digratiskan jika bepergian menggunakan taksi, punya klub-klup lansia, tinggal menunjukkan kartu dari Dinas Sosial setempat, mereka akan diutamakan. Ada kursi prioritas untuk lansia dan penyandang disabilitas, termasuk infrastruktur yang ramah untuk mereka.

“Kalau di Indonesia masih belum sampai ke situ,” terangnya.

Untuk itu, dia berharap kepada semua anak muda di Indonesia untuk menjaga, memanjakan, dan merawat orangtua sebaik mungkin.

“Hidup ini anugerah yang harus kita nikmati bersama. Mari kita jaga orangtua kita layaknya mereka merawat dan membesarkan kita sejak masih dalam kandungan,” pesannya.

Wakil Bupati Nabire, Amirullah Hasyim, sependapat dengan Menteri Yohana. Bahwa lansia dan penyandang disabilitas belum mendapatkan perhatian cukup. Diapun berjanji akan memerintahkan kepada OPD terkait untuk memprogramkan dan memprioritaskan lansia dan penyandang disabilitas.

“Buat program dan berikan anggaran yang cukup dalam menangani lansia dan penyandang disabilitas,” katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top