Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Menteri Yohana: sosialisasi GSL orang tua harus diperhatikan

Menteri Yohana: sosialisasi GSL orang tua harus diperhatikan 1 i Papua
Mama Yo saat berbincang dengan para Lansia di Nabire – Jubi/Titus Ruban.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembire sosialisasikan Gerakan Sayang Lansia (GSL) di Nabire dengan tema “Kitorang (kita) sayang Lansia”.

Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terutama (anak) menjaga kesehatan dan kebahagiaan orang tuuanya. Selain itu, untuk mengajak masyarakat agar tidak lagi ada peristiwa kekerasan terhadap orang tua.

Menteri Yohana: sosialisasi GSL orang tua harus diperhatikan 2 i Papua

“Gerakan sayang Lansia harus sampai ke daerah – daerah agar mendapatkan perhatian serius pemerintah setempat,” ujar perempuan yang akrab disapa Mama Yo saat berjumpa 500 lansia di Aula Kasih Nabire, Senin (14/102019).

Dikatakan Mama Yo, orang tua yakni Tete dan Nene (kakek-nenek) di belakang atau dapur, membersihkan halaman rumah, duduk melamun atau jaga cucu, itu tidak boleh terjadi. Anak harus sadar bahwa lansia ada maka ada anak di dunia. Sehingga, dengan adanya dukungan bersama perlu dilakukan untuk memperhatikan hak – hak daripada lanjut usia.

“Sudah ada UUnya, Dinas Sosial harus menggerakan Lansia. Jika ada hari Lansia sedunia atau nasional perlu ada perayaan di Nabire,” ujarnya.

Mama Yo juga meminta kepada Pemkab Nabire menyiapkan sebuah rumah singgah sederhana bagi para Lansia. Rumah ini bertujuan untuk para Lansia dapat melaporkan situasi dan keadaannya setiap saat. Karena mereka juga harus diperhatikan oleh Negera melalui pemerintah daerah.

Loading...
;

Ia bilang, di daerah lain sudah ada rumah singgah lansia. Para orang tua bisa bermain dan saling bersosialisasi, baca buku serta kegiatan lainnya, mengingat setiap orang punya hak yang sama dan perlu mendapat perhatian oleh negara.

“Sudah saatnya para orang tua diajak ke taman – taman, ke pantai, bioskop dan sebagainya, termasuk harus ada rumah singgah. Sebab para Lansia harus menikmati hidup mereka. Saya titip kepada Pemkab dan dinas terkait sebab mereka sudah rentan dan butuh perhatian kita semua. Dan saya juga ajak anak – anak lansia untuk menjaga dan membahagiakan orang tuanya yang sudah lanjut usia,’’ harapnya.

Sementara itu, Asisten Deputi bidang perlindungan hak perempuan dalam situasi darurat dan kondisi khusus, Nyimas Aliah menambahkan, GSL dilatarbelakangi oleh pelaksanaan perlindungan terhadap hak Lansia. Sebab fakta menunjukan bahwa belum semua Lansia mendapatkan hak asasinya.

’’Sebab banyak hal dapat merendahkan harkat dan martabat Lansia seperti kekerasan dengan berbagai bentuk terhadap mereka. Para Lansia juga banyak didiskriminasi dan penelantaran karena lanjut usia. Hal ini lantaran kurang pemahaan, maka GSL perlu disosialisasikan, ’’ terangnya. (*)

Editor: Syam Terrajana

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top