TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Menyanyikan Ultah Adolf Hitler, puluhan tentara Jerman dipecat

Tentara papua
Foto ilustrasi - pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Juru bicara militer Jerman menyatakan sekitar 30 tentara Jerman dipecat dan ditarik dari dinas di Lithuania karena membuat pernyataan rasis dan anti-Semit, melakukan kekerasan seksual, dan menyanyikan lagu ulang tahun Adolf Hitler. Para prajurit berada di Lituania sebagai bagian dari misi Enhanced Forward Presence NATO yang memberikan perlindungan ke Lituania, Latvia, dan Estonia untuk menghadapi agresi Rusia.

Media Der Spiegel sebelumnya melaporkan bahwa beberapa tentara Jerman mabuk berat di sebuah hotel sehingga polisi militer harus dipanggil. Penyelidikan lebih lanjut menemukan bahwa tentara telah menyanyikan lagu ulang tahun untuk pemimpin Nazi Adolf Hitler pada pertemuan sebelumnya.

Baca juga : Polisi Jerman disusupkan kelompok ekstremis untuk suplai senjata

Setelah 80 tahun dicari, kapal perang Jerman ini ditemukan di laut Norwegia

Konflik soal biaya, Trump tarik 12 ribu pasukan dari Jerman,

“Selain melanggar sumpah mereka, para tentara itu dituduh menyinggung dengan nada rasis dan anti-Semit dan menunjukkan perilaku ekstremis,” kata juru bicara militer Jerman, dikutip dari Reuters, (16/6/2021).

Mereka akan kembali ke Jerman pada hari Kamis hari ini, “Perilaku seperti itu tidak hanya tidak bisa dimaafkan tetapi juga membuat kita semua malu,” kata jubir militer Jerman.

Tercatat sebagian besar kebijakan luar negeri Jerman pascaperang telah difokuskan untuk menunjukkan penebusan atas kejahatan Reich Ketiga Hitler, yang membunuh jutaan orang dalam Holocaust orang Yahudi Eropa, salah satu kejahatan terburuk dalam sejarah manusia.

Banyak contoh beberapa anggota polisi dan militer ditemukan menunjukkan simpati Nazi telah mengumpulkan perhatian besar dari pihak berwenang dan media.

Penempatan Jerman di Baltik timur telah menambah kepekaan sejak tentaranya terakhir bertugas di sana dalam Perang Dunia Kedua, di mana mereka dan anggota SS Jerman melakukan beberapa kejahatan perang paling berdarah dalam wilayah barat Uni Soviet.

Penyelidikan juga menemukan bahwa 569 butir amunisi hilang dari inventaris, meskipun ini bisa jadi karena tentara salah menghitung pada akhir latihan menembak.

Inspektur Jenderal militer Jerman telah meminta maaf kepada rekannya dari Lituania atas perilaku tentara Jerman, kata juru bicara militer Jerman. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us