Follow our news chanel

Previous
Next

Merauke butuh perda untuk menindak warga tidak bermasker

Papua
Ilustrasi pemakaian masker - Pexels.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Merauke, JubiRumah Sakit Umum Daerah Merauke masih merawat sebanyak 18 pasien terkonfirmasi terinfeksi korona. Adapun sebanyak 56 pasien lagi telah dinyatakan sembuh dari infeksi.

“Ada penambahan signifikan (jumlah pasien melonjak lagi) setelah jalur penerbangan dibuka kembali. Petugas puskesmas selalu memantau dan mengingatkan warga tetap berada di rumah selama 14 hari (setelah pulang dari perjalanan ke luar daerah),” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke Nevil Muskita, Kamis (17/9/2020).

Walaupun demikian, tidak ada sanksi bagi mereka yang mengabaikan ketentuan karantina mandiri tersebut. Begitu pula kewajiban mengenakan masker, hanya sebatas anjuran tanpa disertai sanksi bagi pelanggar.

“Sanksi bagi yang tidak mengenakan masker harus diatur melalui peraturan daerah, tidak bisa hanya dengan peraturan bupati. Karena itu, perlu pembahasan bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Merauke,” dalih Nevil.

Dia menegaskan peraturan daerah tersebut dibutuhkan sebagai rujukan atau pedoman bagi petugas di lapangan. Mereka memiliki dasar hukum dalam menindak warga yang abai atau membandel.

Firman, warga Merauke mengaku tidak mengalami masalah apa pun saat harus mengenakan masker sewaktu beraktivitas di luar rumah. Lelaki 30 tahun tersebut selalu mengenakan masker lantaran virus korona masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan warga di Merauke.

“Saya selalu mengenakan masker karena masih banyak pasien Covid-19 dirawat di rumah sakit. Saya pun merasa nyaman mengenakannya dalam berbagai berkegiatan (aktivitas),” kata Firman. (*)

Loading...
;

 

Editor: Aries Munandar

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top