Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Merdeka Belajar tingkatkan kompetensi guru di Kota Jayapura

Proses belajar mengajar di SDN 1 Hamadi. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Salah satu kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim, adalah mencanangkan program Merdeka Belajar.

Program ini meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) zonasi.

Sekretaris Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kota Jayapura, Muhamad Qomarudin, menilai ke empat pokok dari program Merdeka Belajar tersebut dapat meningkatkan kompetensi guru di sekolah.

“Intinya kami serahkan kepada guru. Kami sebagai pengawas mendampingi, mengarahkan, dan memfasilitasi guru sehingga Merdeka Belajar bisa diimplementasikan sesuai dengan kondisi sekolah,” ujar Qomarudin di Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (21/2/2020).

Qomarudin mencontohkan terkait RPP, guru dibebaskan memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP. Ada tiga komponen inti RPP yaitu tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan asesmen.

“Kami menyampaikan kepada guru-guru bahwa substansi dari Merdeka Belajar khususnya yang terkait dengan penyusunan RPP, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian. Tentunya ini dapat meningkatkan kemampuan guru dalam proses belajar mengajar,” ujar Qomarudin.

Loading...
;

Qomarudin berharap dapat melaksanakan program ini dengan baik sehingga menghasilkan peserta didik yang berkualitas, serta memiliki daya saing dalam dunia pendidikan.

Kepala SD YPK Maranata, Selviana Wairara, adanya program ini dapat memotivasi guru dan sekolah guna meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Contohnya seperti pelaksanaan RPP akan lebih beragam, lebih bervariasi, yaitu tujuan, proses, dan penilaian. Tentu saja ini menjawab keresahan kami, untuk mendapat kemerdekaan menentukan proses yang berlangsung di dalam kelas,” ujar Wairara.

Wairara berharap, dengan program ini bisa menjadikan suasana kelas lebih kontekstual dan adaptif dengan situasi di setiap sekolah.

“Kita patut bergembira karena gerakan Merdeka Belajar tidak membebani siswa, guru, dan sekolah dalam menyukseskan pendidikan di Kota Jayapura,” jelas Wairara. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top