Follow our news chanel

Previous
Next

Mesir kembali eksekusi mati 15 tahanan politik

ilustrasi tiang gantungan hukuman mati, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Aparat berwenang Mesir meneksekusi mati 15 tahanan politik atau tapol hari Sabtu, (3/10/20200 pekan lalu. Para tahan politik itu dieksekusi setelah sebelumnya dijebloskan ke penjara oleh putusan hukuman mati pada tahun 2014.

Organisasi We Record, yang mendata dan mendokumentasikan hukuman mati di Mesir, mengungkapkan data 15 tapol yang dieksekusi pekan lalu.  Juru bicara We Record kepada Middle East Eye mengatakan, eksekusi tersebut melanggar hukum. Para tahanan telah menjadi subjek untuk dihilangkan dan disiksa.

Baca juga : Iran eksekusi mati penjual informasi ke CIA 

Aktivis warga AS meninggal di penjara Mesir 

Mesir eksekusi sembilan orang dalam kasus pembunuhan Jaksa

Peneliti HAM di London Inggris, Ahmed el-Attar menyebut sebagian besar Tahanan politik yang dieksekusi berasal dari tahanan super ketat di Scorpion Prison, tempat ratusan tapol ditahan.

Loading...
;

Attar mengatakan di masa pemerintahan Presiden Abdel Fattah el-Sisi sudah 79 orang yang dihukum mati, 25 di antaranya digantung tahun 2020.

Pengadilan Mesir telah mengeluarkan putusan hukuman mati sedikitnya untuk 435 tahanan tahun lalu. Di tahun 2018, pengadilan menjatuhkan hukuman mati untuk 717 orang.

Amnesty International melaporkan pemerintahan Sisi merupakan eksekutor terburuk kelima di dunia tahun 2019 bersama Cina, Iran, Arab Saudi, dan Irak. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top