Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Papua, Muhammad Musa'ad. - Jubi/Dok

Meskipun alami kendala, Pemprov Papua tetap gencar lakukan vaksinasi

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Upaya percepatan vaksinasi Covid-19 di Bumi Cenderawasih masih terus dilakukan, meskipun sampai saat ini masih ada warga yang menolak.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Papua, Muhammad Musa’ad mengatakan untuk mencapai target vaksinasi, pihaknya melibatkan tokoh agama, pemuda, dan adat guna memberikan pemahaman bagi warga yang masih ragu atau enggan divaksin.

“Ada kesulitan memang untuk vaksinasi ini. Sebab dari hasil pemantauan di lapangan, masih banyak warga yang ragu-ragu dan garis keras menolak vaksin. Kondisi ini yang sedang kami hadapi,” kata Musa’ad di Jayapura, Selasa (6/9/2021).

Sesuai arahan Presiden Jokowi, ujarnya, pihaknya juga sedang gencar melakukan vaksinasi bagi para siswa usia 12 tahun ke atas di bawah komando Kapolda Papua dan Pangdam XVII Cenderawasih.

Musaad menyatakan upaya percepatan vaksinasi melalui pola pendekatan itu, terus dilakukan di waktu yang tersisa ini, menjelang PON XX.

“Kami akan upayakan semaksimal mungkin untuk mencapai target 70 persen cakupan vaksinasi di akhir September nanti,” ujarnya.

Menanggapi itu, dirinya mengimbau seluruh warga Papua yang belum disuntik vaksin Covid-19 untuk segera mendatangi pusat layanan kesehatan terdekat.

Loading...
;

“Pak Gubernur sudah menyampaikan dengan tegas, warga yang tidak divaksinasi berarti tidak bisa nonton pertandingan PON XX. Bahkan ada kebijakan dari pihak penyelenggara, relawan PON yang tidak divaksinasi juga akan dicoret namanya,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartato mengingatkan Pemerintah Papua tidak hanya fokus pada kesiapan sarana dan prasarana PON XX saja, tetapi juga dari sisi pencegahan penularan Covid-19.

“Selama masih ada pandemi, PPKM tetap diberlakukan, tinggal levelnya saja yang harus diturunkan terus. Terutama klaster penyelenggara dan penunjang PON XX. Intinya, penonton harus divaksin,” kata Airlangga. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Scroll to Top