Taliban rebut salah satu kota di Afghanistan usai AS dan Nato tarik diri

Papua, tentara AS
Tentara AS dengan anak di Afganistan

 

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Milisi Taliban merebut Kota Panjwai di Provinsi Kandahar Afghanistan dalam sebuah serangan yang membuat tentara setempat menyingkir meninggalkan markas. AFP melansir pada Selasa (6/7/2021), Taliban merebut kota dan markas tentara setelah bertempur sengit dengan pasukan Afghanistan sepanjang hari Minggu (4/7/2021) malam.

Peristiwa itu terjadi dua hari setelah pasukan Koalisi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan Amerika Serikat menyatakan menarik personel mereka dari Pangkalan Udara Bagram dekat Ibu Kota Kabul. Pangkalan itu menjadi pusat komando operasi mereka selama hampir dua dasawarsa memerangi Taliban dan kelompok teroris Al-Qaeda.

“Kelompok Taliban merebut markas polisi dan kantor pemerintah daerah,” kata Wali Kota Panjwai, Hasti Mohammad.

Baca juga : Ratusan tentara Afganistan tewas dan terluka oleh serangan Taliban 

Helikopter Afganistan bertabrakan saat bertempur dengan milisi Taliban  

Loading...
;

Afghanistan bebaskan 1.500 tahanan Taliban

Hasti mengatakan dalam pertempuran itu pasukan Afghanistan terpaksa mundur karena milisi Taliban melakukan perlawanan dengan sengit. Namun, Ketua Dewan Provinsi Kandahar, Sayed Jan Khakriwal, mengatakan justru pemerintah setempat yang sengaja mundur dari wilayah itu.

Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, mengatakan mereka akan membalas serangan Taliban di kota itu.

Penasihat Keamanan Presiden Afghanistan, Hamdullah Mohib, yang sedang melakukan kunjungan ke Moskow, Rusia mengatakan mereka tengah menyusun rencana serangan balasan untuk Taliban. Rusia saat ini mempunyai pangkalan militer di Tajikistan, yang dulu negara itu tergabung dalam Uni Soviet. Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan mereka menghentikan sementara kegiatan konsulat di Mazar-i-Sharif akibat serangan Taliban yang semakin gencar.

Peperangan antar kelompok Taliban dan tentara Afghanistan terus berkobar meski keduanya sedang menggelar perundingan damai. Taliban juga terus berupaya merebut wilayah yang saat ini dikuasai pemerintah Afghanistan.

Kandahar adalah sarang Taliban karena kelompok itu didirikan di sana yang mulanya bertujuan untuk memerangi Uni Soviet pada 1980-an. Setelah Uni Soviet menarik pasukannya, mereka lantas terlibat perang sipil dan perebutan kekuasaan dengan kelompok milisi lain.

Taliban kemudian berkuasa dan menerapkan syariat Islam hingga digulingkan oleh serbuan Amerika Serikat pada 2001 silam.

Sampai saat ini Taliban mengklaim berhasil menduduki sekitar 100 kota dari 400 kota di seluruh Afghanistan. Meski klaim itu dibantah pemerintah Afghanistan, tetapi mereka mengakui menarik mundur aparat keamanan dari beberapa kota.

Sedangkan keputusan AS dan NATO pergi dari Afghanistan membuat negara itu kembali terancam ke dalam situasi perang saudara.

Kini pemerintah Afghanistan mengambil alih operasional Pangkalan Udara Bagram yang menurut mereka akan digunakan untuk memerangi ancaman terorisme. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top