Follow our news chanel

Militer harus hentikan ketakutan di Papua

Aksi demonstrasi di Uncen beberapa waktu lalu - Jubi/Dok.
Militer harus hentikan ketakutan di Papua 1 i Papua
Aksi demonstrasi di Uncen beberapa waktu lalu – Jubi/Dok.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Puluhan Mahasiswa Universitas Cendrawasih (Uncen) Jayapura meminta pemerintah Indonesia menarik seluruh pasukan militer dari Papua. Tuntutan ini disampaikan dalam aksi demonstrasi damai memperingati 48 tahun hari deklarasi Papua Barat yang jatuh setiap 1 Juli.

Koordinator aksi, Dewo Wonda saat berkunjung ke kantor redaksi Jubi mengatakan, mahasiswa dan rakyat Papua hari ini memperingatinya sebagai hari deklarasi Papua Barat yang sama halnya juga diperingati di beberapa daerah di Papua.

“Ini menunjukan bahwa orang Papua tidak melupakan sejarah lahirnya bangsa Papua Barat hingga sekarang, meskipun negara melalui kekuatan militer membungkam orang Papua sejarah akan terus hidup dan akan di lanjutkan oleh anak cucu hingga indonesia dan PBB harus mengakui kedaulatan bangsa Papua Barat di atas tanah Papua,” katanya, Senin (1/7/2019).

Ia menambahkan, perjuangan dan peringatan hari besar Papua Barat akan terus diperingati oleh generasi penerus karena UU sudah menjamin hal itu.

“Untuk kami menyampaikan pendapat seperti yang juga tertulis dalam UUD 1945 tertulis karena itu kemerdekaan adalah hak segala bangsa maka penjajahan di atas dunia harus di hapuskan,” katanya.

Sementara itu Lucky Siep mahasiswa fakultas Fisip Uncen mengatakan 48 tahun lamanya Indonesia hanya memanfaatkan SDA Papua tanpa mempedulikan SDM Papua. Rakyat Papua seakan dibungkam dan ditindas di atas tanahnya sendiri.

Loading...
;

“Dengan momentum memperingati deklarasi ini, mahasiswa Uncen meminta untuk negara segera menarik militer organik dan non organik di seluruh tanah Papua, hentikan operasi militer di Ndugama kabupaten Nduga yang hingga saat ini masih membuat trauma warga sipil serta stop membungkam ruang demokrasi di tanah Papua,” katanya.

Mahasiswa juga menyebut keberadaan militer di Nduga justru memperburuk kondisi warga Papua. Banyak warga sipil yang harus mengungsi lari ke hutan, tanpa pelayanan kesehatan yang layak serta pendidikan untuk anak-anak usia sekolah harus terkendala akibat operasi militer ini. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top