Misi militer AS berakhir, Biden : Afghanistan tentukan nasib sendiri

Presiden AS dan Papua
Joe Biden. - pixabay.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Washington, Jubi – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan misi militer AS di Afghanistan akan berakhir pada 31 Agustus 2021 dan meminta rakyat Afghanistan menentukan masa depan mereka sendiri. Hal itu ia sampaikan saat berbicara di Ruang Timur Gedung Putih, ia mengatakan militer Afghanistan memiliki kemampuan untuk mengusir Taliban.

Biden mengatakan dia tidak akan melibatkan generasi Amerika lain ke dalam konflik senjata yang telah berlangsung 20 tahun di negara itu. Dalam pembicaraan itu ia menyangkal laporan intelijen AS yang memperkirakan pemerintah dukungan AS di Kabul akan runtuh dalam enam bulan, menyusul kekhawatiran terhadap munculnya perang saudara.

Baca juga : Lokasi ini jadi tempat berunding Afghanistan dan Taliban 

Hakim Agung wanita di Afghanistan meninggal ditembak

Dua jurnalis perempuan Afghanistan tewas ditembak dalam satu bulan ini

Biden menetapkan tanggal 31 Agustus untuk penarikan terakhir pasukan AS, di luar 650 tentara yang mengamankan kedutaan AS di Kabul, dan mengatakan ribuan penerjemah Afghanistan akan dipindahkan ke tempat yang aman.

Loading...
;

Menurut dia,  AS telah lama mencapai tujuannya menyerang negara itu pada 2001, yaitu untuk membasmi militan al-Qaeda dan mencegah serangan lain di AS seperti yang terjadi pada 11 September 2001. Osama bin Laden, otak di balik serangan 11 September itu, dibunuh oleh pasukan AS di dekat Pakistan pada 2011.

Biden berhati-hati untuk tidak mendeklarasi kemenangan dengan mengatakan “tidak ada misi yang selesai. “Kami mencapai tujuan itu, itu sebabnya kami pergi. Kami tidak pergi ke Afghanistan untuk membangun bangsa. Dan itu adalah hak dan tanggung jawab rakyat Afghanistan sendiri untuk memutuskan masa depan mereka dan bagaimana mereka ingin menjalankan negara mereka,” kata Biden.

Sedangkan jajak pendapat Ipsos pada April, mayoritas warga AS mendukung keputusan Biden untuk memulangkan pasukan dari Afghanistan, tetapi hanya 28 persen orang dewasa yang setuju bahwa AS mencapai tujuannya di Afghanistan. Sementara 43 persen lagi mengatakan penarikan militer AS akan membantu Al Qaeda. (*)

Editor : Edi Faisol

 

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top