Dana Otsus di Kota Sorong Belum Dinikmati OAP

Anggota DPRD PB , saat monitoring Otsus di Sorong - Jubi, niko

Sorong, Jubi – Enam anggota DPRD Papua Barat melakukan pertemuan dan montoring bersama tokoh masyarakat di Kota Sorong, Sabtu (19/9/2015) guna mengevaluasi 12 tahun Otonomi Khusus di tanah Papua. Dari penyampaikan masyarakat, ditemukan penyaluran dana Otonomi Khusus di Kota Sorong tidak dinikmati Orang Asli Papua (OAP).

Selama ini eksekutif hanya menggunakan Peraturan Gubernur sebagai dasar penyaluran dan pembagian Dana Otonomi Khusus di Papua Barat,” kata anggota DPRD Papua Barat, Roby Nauw saat melakukan monitoring dan evaluasi di Aula Gereja Efata Malanu, Sabtu (19/9/2015).

Hal ini dilakukan ujar Roby Nauw, untuk menjadi acuan DPRD merancang sebuah peraturan daerah khusus (Perdasus) di Papua Barat agar penyaluran dana otonomi Khusus betul-betul menyentuh orang asli Papua.

Kami lakukan ini, sebagai bentuk evaluasi sejauh mana perjalanan dan penyaluran Otsus di masyarakat , ini akan menjadi acuan supaya 11 tahun sisa kita bisa manfaatkan baik dana otsus ini untuk kesejahteraan Orang Asli Papua,” tuturnya.

Tokoh perempuan Kota Sorong, Yohana Kamesrar mengatakan perjalanan Otusus banyak menemui jalan buntu, karena banyak orang asli Papua takl merasakan dana tersebut.

Kami punya anak–anak yang sekolah keluar oleh UP4B , tapi mereka diusir saat ujian dengan alasan karena tidak membayar uang ujian dan uang kuliah. Padahal Otsus ini yang diharapkan bisa menunjang mereka,” katanya.

Loading...
;

Rapat evaluasi monitoring tersebut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, intelektual mahasiswa serta tokoh Perempuan dan tokoh adat. (Niko MB)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top