Mosi tidak percaya PM Tonga tunjukkan kekhawatiran akan proses dan prosedur pemerintah

Pohiva Tu’i’onetoa terpilih sebagai Perdana Menteri Tonga pada 27 September 2019. - Facebook

Papua No.1 News Portal | Jubi

Nuku’alofa, Jubi – Laporan media tentang mosi tidak percaya terhadap Perdana Menteri Tonga, Pohiva Tu’i’onetoa, telah dipusatkan pada kekhawatiran Wakil Perdana Menteri Sione Vuna Fā’otusia tentang apa yang, menurutnya, adalah pengaruh mantan anggota parlemen ‘Etuate Lavulavu – yang reputasinya dipertanyakan – yang tidak selayaknya pada Perdana Menteri Tu’i’onetoa dan pengeluaran pemerintah saat melakukan kunjungan dan perjalanan ke pulau-pulau terluar.

Kekhawatiran yang sudah beberapa waktu dirasakan tentang proyek perbaikan jalan dan dugaan kegagalan pemerintah untuk menyelesaikan persoalan petani-petani semangka yang produknya dilarang memasuki Selandia Baru juga dituliskan dalam mosi tidak percaya itu.

Namun, mosi tidak percaya ini juga mengungkapkan sejumlah permasalahan lain yang menimbulkan keprihatinan tentang tata kelola dan prosedur yang tepat.

Menurut laporan Radio New Zealand pekan lalu, Wakil PM Fā’otusia telah mengundurkan diri. Ketika ditanya oleh Kaniva News sebelumnya pada hari yang sama apakah dia telah menyerahkan surat pengunduran dirinya, ia hanya menegaskan itu adalah “hal yang seharusnya ia lakukan.”

Mosi itu diajukan oleh Sēmisi Sika dari Partai Demokrat dan ditandatangani oleh 10 MP. Menurut perhitungan suara, dengan dua MP dari keluarga bangsawan terjebak di luar negeri, Demokrat dapat menggulingkan PM Tu’i’onetoa hanya dengan mendapatkan segelintir suara.

Dalam mosi tidak percaya ini pertanyaan tentang kurangnya perencanaan untuk Covid-19 juga muncul.

Loading...
;

Meski telah berkomitmen dalam Pernyataan Anggaran bahwa melawan dampak Covid-19 adalah prioritas utama pemerintah, tidak ada rencana apapun yang merincikan tindakan untuk memastikan keselamatan masyarakat Tonga telah diajukan ke Parlemen.

Menurut mosi tersebut, proyek perbaikan jalan telah dipilih untuk menguntungkan oknum anggota Kabinet tertentu.

Besarnya dana yang dialokasikan menimbulkan pertanyaan dalam proses tender perusahaan yang akan menjadi penyedia layanan dan subkontraktor pada proyek tersebut. (Kaniva Tonga)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top