Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

MRP akan keluarkan maklumat pada Pemerintah

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib menyinggung banyaknya permasalahan yang kerap terjadi, seperti dalam pengambilan hak masyarakat adat secara sepihak oleh para investor dan instansi dari lembaga pemerintahan. Hal tersebut disampaikan dalam kata sambutannya pada HUT MRP ke-13 di kantor MRP Kotaraja, Abepura, Papua, Rabu (31/10/2018).

Ia mengatakan selama ini telah terjadi penyimpangan tatanan budaya dan adat suku bangsa pribumi Papua. Oleh karena itu, MRP memandang perlu mengeluarkan beberapa maklumat yang wajib dipatuhi oleh pemerintah provinsi Papua, DPRP, Pemerintah Kabupaten/Kota, DPRD, pihak swasta dan seluruh Orang Asli Papua (OAP) di tanah Papua.

MRP akan keluarkan maklumat pada Pemerintah 1 i Papua

"Pertama, pelarangan pemberian gelar atau nama kebesaran suku kepada orang lain di luar suku pemangku adat bersangkutan. Kedua, pelarangan transaksi jual-lepas atas tanah adat komunal kepada pihak lain. Ketiga, penolakan terhadap pelaksanaan program sertifikasi di tanah Papua,” katanya.

Dirinya melanjutkan, maklumat lainnya yang keempat yakni pencabutan izin pengelolaan sumber daya alam terutama izin HPH, HTI, IPK, izin pertambangan dan mineral serta izin pembuangan limbah skala besar di tanah Papua dan kelima penghentian tindakan kekerasan oleh aparat penegak hukum terhadap rakyat Papua, khususnya suku bangsa pribumi Papua. 

Sementara itu, Yoni Walela ketua Solidaritas Peduli Hak Masyarakat Pegunungan Tengah Papua (SIKAP-TP) berharap, MRP sebagai lembaga representasi kultural orang asli Papua untuk mencabut gelar kepala suku pegunungan tengah kepada Pangdam XVII Cendrawasih dan mengembalikan tanah seluas 90 hektare yang diberikan sepihak oleh Alex Doga di distrik Asologaima.

"Dalam penyerahan lokasi tersebut tidak ada musyawarah masyarakat yang memiliki hak warisan sehingga dinilai tidak benar dan didorong oleh kepentingan individu," katanya. (*)

Loading...
;

 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top