MRP duduk bersama Pangdam dan Kapolda membahas situasi Papua

Rakor Majelis Rakyat Papua dan TNI/Polri
Rapat Koordinasi Majelis Rakyat Papua bersama Pangdam XVII/Cenderawasih dan dan Kapolda Papua di Kotaraja, Kota Jayapura, Kamis (28/10/2021). - Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Majelis Rakyat Papua atau MRP menggelar Rapat Koordinasi dengan Panglima Komando Daerah Militer atau Kodam XVII/Cenderawasih dan Kepala Kepolisian Daerah Papua di Kota Jayapura, Kamis (28/10/2021). Rapat itu membahas eskalasi kekerasan di Tanah Papua.

Ketua MRP, Timotius Murib menyatakan rapat itu digelar agar MRP duduk bersama dengan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua dan membahas situasi keamanan di Papua. Murib menegaskan negara memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan rasa aman bagi setiap warganya, termasuk orang asli Papua.

“Menurut MRP negara dan penerintah memiliki tanggung jawab utnuk menghadirkan rasa kenyamanan dan kedamaian bagi rakyat. Selain itu, ada aspirasi masyarakat, mahasiswa, dan berbagai komponen dari wilayah berkonflik [yang disampaikan] melalui MRP. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan solusi bersama dan menciptakan kedamaian di Tanah Papua [sebagai] rumah bersama,” Timotius Murib, Kamis.

Baca juga: MRP akan minta TNI dan Polri jelaskan eskalasi kekerasan di Papua

Ia berharap Rapat Koordinasi itu akan melahirkan solusi untuk menciptakan perdamaian dan kenyamanan di Tanah Papua. “Sgar semua masalah yang terjdi di Tanah Papua ini diselesaikan bersama-sama. Agenda itu menjadi angenda penting MRP. Selama MRP ada di Tanah Papua, [baru] pertama kali melakukan Rapat Koordinasi dengan aparat keamanan,” kata Murib.

Menurutnya, MRP akan membentuk tim besar untuk menyelesaikan persoalan di Papua. “Kami akan membentuk satu tim besar untuk menyelesaikan [berbagai] masalah di Papua. [Masalah di Papua] perlu diselesaikan bersama-sama dengan pihak Jakarta. Kami akan terus mendiskusi, agar masalah yang menjadi pergumulan rakyat Papua, lebih khusus orang asli Papua [dapat diselesaikan],” jelas Murib.

Baca juga: MRP akan keluarkan pernyataan sikap resmi soal penyerangan di Kiwirok

Loading...
;

Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan penyelesaikan konflik dan kekerasan di Papua bukan semata-mata tanggung jawab TNI dan Polri. “Ini bukan masalah yang harus dijawab sendiri, tapi harus dijawab bersama-sama. Lebih penting lagi, kalau masyarakat bisa hadir dan bisa ikut serta dalam menjaga keamanan. Tentunya itu akan lebih baik. Masalah di masa lampau itu, memang kita perlu duduk dan bicarakan,” ucapnya.

Fakhiri mengapresiasi langkah MRP menggelar rapat koordinasi dengan TNI dan Polri. Ia menyatakan pihaknya telah mendengarkan berbagai temuan MRP.

“Itu bagian yang perlu kami evaluasi, dari sisi keamanannya. Mudah-mudahan ke depan ada hal-hal yang [bisa] kami perbaiki, langkah pengamanan yang lebih baik dan tepat, supaya tidak ada lagi konflik [yang disebabkan] oleh TNI dan Polri,” ucapnya (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top