HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

MRP temui Kapolda Papua demi mencari solusi damai Papua

Majelis Rakyat Papua bersama jajaran pengurus Dewan Pimpinan Nasional
Perkumpulan Advokat Indonesia atau Peradi versi Luhut MP Panggaribuan mendatangi Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Paulus Waterpauw di Jayapura, Rabu (23/10/2019). – Jubi/Benny Mawel

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi โ€“ Majelis Rakyat Papua bersama jajaran pengurus Dewan Pimpinan Nasional Perkumpulan Advokat Indonesia atau Peradi versi Luhut MP Panggaribuan mendatangi Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Paulus Waterpauw di Jayapura, Rabu (23/10/2019) malam. Ketua Majelis Rakyat Papua, Timotius Murib menyatakan pertemuan itu membahas solusi untuk membangun damai di Papua.

Sejumlah pimpinan Majelis Rakyat Papua (MRP) turut serta menemui Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, termasuk Ketua Timotius Murib, Wakil Ketua I Jimmy Mabel, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Agama Joel Mulait, dan Ketua Pokja Agama Demas Tokoro. Sejumlah anggota MRP juga turut serta dalam pertemuan itu.

Pertemuan MRP, Peradi, dan Kapolda Papua itu berlangsung selama tiga jam. Pertemuan itu membahas sejumlah persoalan terkini Papua, termasuk upaya membangun solusi bersama menyelesaikan berbagai dampak yang ditimbulkan kasus persekusi dan rasisme terhadap para mahasiswa di Surabaya pada 16 dan 17 Agustus 2019 lalu. Dampak yang dicarikan solusi itu termasuk berbagai demonstrasi, tindakan represif aparat, kekerasan massa, pembunuhan, maupun penangkapan dan penahanan sejumlah aktivis dan mahasiswa Papua.

Ketua MRP Timotius Murib mengatakan pihaknya memberikan apresiasi jalannya pertemuan yang berlangsung dengan baik itu. Murib menyatakan MRP ingin membangun komunikasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua untuk mewujudkan Papua tanah dami. “Kita mencari solusi agar ‘Papua tanah damai’ tidak [sekadar menjadi] slogan,” ungkap Murib seusai pertemuan itu.

Murib menyatakan solusi damai itu penting agar semua orang di Papua tidak saling mencurigai dan dapat kembali hidup berdampingan. Ia menegaskan berbagai kekerasan yang terjadi dalam dua bulan terakhir membuat semua hidup semua pihak tidak nyaman.ย “Kita [mencari] solusi supaya semua orang hidup denganย  damai di atas tanah ini,”ujarnya.

Baca juga  Segera tarik tambahan pasukan di Deiyai, buka akses jalan Nabire - Enarotali

Sugeng Teguh Santoso, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi versi Luhut MP Panggaribuan menyatakan pihaknya siap membantu advokasi hukum dan hak asasi manusia (HAM) bagi rakyat Papua. Hal itu sesuai dengan perjanjian kerjasama yang telah ditandatangani DPN Peradi versi Luhut MP Panggaribuan dan MRP.

Loading...
;

Sugeng menyatakan dalam pertemuan dengan Kapolda Papua itu para advokat Peradi telah menyampaikan rencana bantuan hukum bagi 27 tersangka yang ditahan di Jayapura, dan akan diberi akses untuk menemui para tersangka amuk massa yang terjadi di Wamena pada 23 September 2019. “Kami sampaikan [agar kami] diberi akses untuk mendampingi mereka, atau tahanan pasca demonstrasi menolak rasisme,” kata Sugeng.

Sugeng menyatakan advokat dan polisi adalah penegak hukum yang bekerjasama untuk menegakkan hukum. “[Penegakan hukum harus] kredibel, agar tidak menimbulkan pertanyaan dan kecurigaan,” ujar Sugeng.

Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw mengatakan pihaknya menyambut baik kedatangan MRP.ย Waterpauw menyatakan dalam pertemuan itu MRP telah menyatakan harapan agar polisi lebih mengutamakan pendekatan Restorative Justice dalam menyelesaikan berbagai kasus demonstrasi dan amuk massa yang dipicu kasus persekusi dan rasisme terhadap para mahasiswa Papua di Surabaya. “Restorative Justice, kami hargai upaya itu. Mengapa tidak? Akan tetapi, kami alat negara, [kami harus] jalan dengan tugas kami,” ungkapnya.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa