Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Mulai Rabu, ASN Papua bekerja dari rumah

Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen. - Jubi/Alex
Mulai Rabu, ASN Papua bekerja dari rumah 1 i Papua
Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen. – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua mulai menjalankan kebijakan social distancing atau mengurangi perjumpaan warganya, demi mengurangi risiko mewabahnya virus Corona di Papua. Mulai Rabu (18/3/2020), aparatur sipil negara diminta bekerja dari rumah selama 14 hari.

Hal itu dinyatakan Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen usai rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua di Jayapura, Selasa (17/3/2020). Ia menyatakan kebijakan itu diputuskan menyusul adanya empat pasien terduga Corona di Papua.

“Meskipun belum adanya hasil [dari tes Corona atas] sampel empat pasien suspect Corona di Jayapura, Biak dan Merauke [itu], namun status Papua masih dalam siaga darurat. Dengan demikian, mulai besok ASN Papua bekerja dari rumah masing-masing,” kata Dosinaen.

Terkait pelayanan publik di Papua, Dosinaen memastikan Pemerintah Provinsi Papua tetap akan mengikuti segala kebijakan Presiden Jokowi dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Untuk sementara waktu, masyarakat diminta untuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian.

“Terkait itu, akan ada surat yang ditandatangani oleh Wakil Gubernur Papua. [Surat itu akan] diteruskan ke kabupaten/kota dan instansi vertikal, agar [pemerintah daerah dan instansi itu] bisa mengikuti seluruh kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Papua,” ujarnya.

Untuk memastikan ketersediaan sembako, obat-obatan, dan bahan bakar minyak selama masa pembatasan perjumpaan warga itu, Dosinaen meminta Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Paulus Waterpauw untuk mengawasi perdagangan barang-barang itu. “Terkait ini, pasti akan berdampak sekali. Kami minta pengawasan bisa benar-benar dilakukan. Jika ada yang dengan sengaja menimbun [barang-barang itu], akan ditindak tegas,” kata Dosinaen.

Loading...
;

Terkait kegiatan belajar-mengajar di seluruh sekolah di Papua, Dosinaen menyatakan pihaknya akan menerbitkan surat khusus. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Papua akan memastikan kebijakan itu tidak berdampak buruk bagi para siswa, khususnya siswa yang akan mengikuti Ujian Nasional. “Malam ini surat edaran itu akan keluar setelah ditandatangani Pak Wakil Gubernur, sehingga bisa diinformasikan kepada publik,” jelasnya.

Dosinaen menengaskan meskipun status Papua adalah siaga darurat, Pemerintah Provinsi Papua tidak memberlakukan lockdown atau menutup akses dari dan menuju Papua. “Papua tetap lakukan siaga, dan ini berlaku bagi seluruh kabupaten/kota,” tutupnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top