Follow our news chanel

Musim angin barat, nelayan mengeluh pendapatan ikan berkurang

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Nelayan di Hamadi, Distrik Jayapura Selatan mengaku pendapatan menurun akibat datangnya musim angin barat. Satu diantara nelayan asal Makassar, Ansar mengaku musim angin ini membuat hasil tangkapan nelayan menurun drastis.

"Kalau sudah keluar sejauh 10 mil, tidak mampu balik lagi. Musim angin, ikan jarang makan karena pengaruh arus," kata Ansar saat ditemui Jubi, Minggu pagi (27/1/19).

Ansar mengatakan, jika di musim biasa sekali melaut ia bisa menghabiskan waktu seminggu, namun di musim saat ini dia hanya mampu bertahan tiga hari di lautan. Bahkan ada beberapa nelayan yang tidak melaut karena khawatir akan tingginya ombak di lautan.

"Kalau musim angin tetap mancing, kadang dapat, kadang juga tidak. Kalau cuaca lagi bagus bisa 250 ikan tuna dan cakalang. Tidak bisa menahan gelombang tinggi akibat angin kencang. Kalau tidak melaut saya jadi tukang servis AC (pendingin ruangan)," tuturnya.

Hal senada disampaikan Marani. Menurutnya musim angin yang sudah berlangsung selama tiga bulan ini membuat harga ikan melonjak drastis. Penyebabnya tentu karena stok ikan yang berkurang jauh dari musim sebelumnya. 

"Saya tetap melaut karena sudah tuntutan hidup. Mau kerja apalagi, kehidupan sehari-hari hanya di mencari ikan dilaut. Kalau cuaca buruk tidak bisa mencari ikan terlalu jauh, hanya daerah pesisir yang aman karena ombaknya tidak terlalu besar," jelasnya.

Loading...
;

Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Elsye Rumbekwan mengatakan, gencar melakukan pembinaan dan pelatihan melakui usaha mikro kecil menengah (UMKM) kepada para nelayan.

"Kami berikan pemahaman seperti budi daya ikan, agar saat cuaca buruk seperti musim angin dan ombak, ada mata pencarian lain yang bisa dikerjakan agar meningkatkan perekonomian para nelayan," jelasnya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top